Gw juga bingung kenapa judulnya aneh kayak gini. Tapi, ntar juga kalian dah pada tau klo dah membacanya. Iqra. Bacalah. Maka kamu akan mengerti. Dan semoga juga menghibur plus bermanfaat.
Yaps, ttg hari ahad ini, ada banyak agenda yg cukup menarik kawan. Tapi sebenarnya gw juga gak sepakat sih klo hari ahad dipakai untuk acara2x. Ini semua melanggar HAM, hari ahad adalah hari libur internasional. Tapi yah, karena seperti Hasan al Banna pernah bilang, “waktu yg kita miliki tidak akan pernah cukup untuk menyelesaikan amanah”, maka sekali-kali gak apa2x lah ada acara di hari ahad. Yah, sekarang dibalik frame berpikirnya. Gak apa-apalah sekali-kali libur klo hari ahad.
Dan ahad ini ada tekad. Apa itu tekad. Tekad adalah temu kader. Kader apa? Yg ngadain siapa? Yah, sebut saja FORSALAMM (lembaga sebenarnya). Forum Silaturahim Mahasiswa Muslim Gadjah Mada mengadakan acara silaturahim yg mengundang seluruh mahasiswa muslim. Mengundang semua aktivis dakwah di berbagai ranah untuk berhenti sejenak. Bersiap untuk menjadi muslim kosmopolit dan merenungkan visi besar menggenggam dunia (bukan dalam konteks menguasai an sich). Hmm, cukup banyak yg ikut. Dan cukup menarik juga acaranya klo mau gak dibilang lucu. Gw jadi inget tekad dua tahun silam di tempat yg sama. Lebih menarik dan luar biasa. Apa mungkin karena dulu itu gw masih muda yah. Apa memang karena bernostalgia itu selalu lebih menarik daripada menatap masa depan. Hhh, gw gak ngerti. Tapi yg jelas, gw mendapatkan sedikit energi baru untuk bergerak.
Dan sialnya, sedikit energi itu langsung kepake karena ada acara dadakan di balairung UGM. ARGH!! Menyebalkan. Gak profesional bgt sih. Masak dadakan kayak gini acaranya. Miss komunikasi, aduh gak guna bgt klo gitu yg namanya Ha-Pe. Dan gw hanya punya waktu kurang dari sejam untuk ke Balairung dan mengikuti acara yg super duper dadakan itu. Mau tau acaranya apa? Afwan jiddan (sorry bgt), gak bisa gw kasih tau. Rahasia dunia persilatan. Karena klo sampai orang jahat tau. Dunia ini nanti bisa dikuasainya (ups, sory klo ngasal, intinya rahasia-lah).
Setelah selesai acara di Balairung. Gw langung lunch di Ganti Namo. Gw suka makan lele-nya (Enak bgt, Crispy). Setelah itu gw langsung singgah ke Izzam (nama kontrakan gw setahun yg lalu) karena ada salah satu temen gw milad yg ke 20. Inisialnya yah 10-24 itu. Gw juga gak ngerti landasan filosofinya inisial itu. Tapi yah, congratulationlah. Semoga ilmunya bermanfaat. Makin dewasa. Makin amanah. Dan serius dikit. Oya, nama temen gw itu adalah (he3x, sorry gw rahasiain, biar penasaran).
Dan terakhir, agenda gw di hari ahad ini adalah maen PS. Cupu bgt yah. gak mutu. Tapi bukankah berhibur tiada salahnya, karena hiburan itu indah. Hanya apabila salah memilihnya, membuat qt jadi sengsara. Ada yg familier dengan beberapa kalimat di atas?
Oy, tapi sebelumnya ada muhasabah sebelum qt motong kue milad-nya 10-24 (tapi gw and Faidzun lebih milih di luar daripada ikut muhasabahnya, soalnya qt telat). Dan sebelumnya juga gw makan dulu di x-tra hot bareng Faidzun, singgah di Mtop dulu, makan pizza dan sorenya ada kajian manhaj terlebih dahulu bersama Ustadz sekaligus penulis buku, Cahyadi Takriawan. Wah, subhanallah ahad ini. Dari pagi sampai malam banyak pelajaran yg bisa gw ambil hikmahnya. Dan seperti hari ahad yg laen. It’s amazing guyz!!! Semoga pas besok senen gw gak teriak, “I hate Monday!!”
PS : this story is special buat tiga orang “baru” di tekad, balairung n 10-24