DiaryBanker10 : Futsal Day

Gw inget banget saat-saat pertama kali menginjakkan kaki di Banjarmasin. Sabtu. Ramadhan 2010. Dari bandara Syamsudin Noor gw langsung nake taksi menuju kantor cabang di bilangan Ayani KM 4,5. Sesampainya disana gw diperkenalkan dengan salah seorang security senior disana, Om Arul namanya. Sambil berkenalan, dia menginformasikan bahwa setiap Sabtu pagi ada futsal bareng di Lapangan Bun Yamin 2. Seluruh pegawai laki-laki, mulai dari security, driver hingga wakil pemimpin cabang, semuanya ikut main. Alhmadulillah. Mendengar ini, gw langsung bersemangat kembali. Penempatan jauh di Banjarmasin seperti tiada berarti ketika gw mengetahui ada olahraga yang satu ini. Yah, Futsal Day!

taken from google

taken from google

Jauh sebelum gw berkarya di dunia kerja, gw udah menggeluti olahraga yang satu ini. Mungkin dulu belum spesifik kita mengenalnya dengan futsal, tapi sepakbola biasa. Sejak zaman gw masih bocah SD, inilah olahraga favorit gw. Bersama teman-teman sepermainan di rumah, kita biasa bermain di lapangan berukuran sedang. Lebih tepatnya kebon kosong dimana masih berdiri kokoh beberapa pohon kecapi di beberapa titik lokasi. Jadilah kebon itu menjadi stadion kebanggaan kami. Tempat kami berlatih, bermain dan bertanding. Seiring berjalannya waktu, Jakarta tempat gw dibesarkan terus berbenah. Salah satunya adalah pembangunan rumah-rumah yang pada akhirnya menggusur lapangan tempat kami belajar arti persahabatan dan kerja sama tim. Akhirnya medio SMP-SMA gw beralih main bola di lapangan sekolah swasta yang ada dekat rumah. Kami mengenal stadion kedua kami dengan DS (Darma Surya) atau Dhayax (Dharma Surya X Malang). Stadion angker yang menjadi saksi metamorfosa kedua permainan sepakbola gw dan tim.

Continue reading

#DiaryBanker9 : MUTASI & ROTASI

Di penghujung Januari 2017, wacana itu akhirnya terealisasi. Isu yang berhembus kencang sejak akhir tahun 2016 itu akhirnya menjadi kenyataan. Ketika informasi tersebut sudah bisa diakses melalui sheco (semacam email kantor), maka gw bisa memastikan bahwa itu adalah fakta, bukan lagi berita bohong atau hoax.

taken from google

taken from google

Berita itu sendiri gw ketahui dari pelakunya langsung, alias dari orang yang memang akan dimutasi dan rotasi. Yah, pada akhirnya semua menjadi nyata, realitanya sesuai dengan proyeksi yang udah gw buat sebelumnya. Kedatangan dua anggota tim baru dari Golden Batch harus ditukar dengan kepergian salah satu anggota tim lama. Anggota gw yang paling memiliki skill mumpuni dalam dunia linkage/koperasi, BPP dan attention to detail akhirnya harus kembali ke daerah rekruitmennya, kembali ke domisili, Jakarta, atau lebih tepatnya KP.

***

Continue reading

#DiaryBanker8 : CLOSING 2016

Finally, 2016 akhirnya berakhir. Paripurna. Sempurna. Ikhtiar itu tuntas tepat di hari Sabtu, hari ke-31 di bulan Desember. Kehadiran gw di kantor waktu itu hanya sekedar make sure, memastikan tidak ada kejadian ajaib di akhir tahun. Walau pada kenyataannnya, ada satu keajaiban kecil disana, untungnya masih bisa diantisipasi oleh bagian umum dengan penuh heroic. Two thumbs up buat mb Dian!

Alhamdulillah. Akhir 2016 ini juga sudah sesuai dengan proyeksi awal. Tingkat presisi tinggi. Buah dari selalu pulang akhir (karena gw datangnya juga selalu paling akhir), kerja sama tim yang solid (karena kita cowok semua jadi say no to baper) dan tentu saja kemurahan rezeki serta izin Allah SWT. Sekali lagi, Alhamdulillah. Puji syukur hanya untuk Allah SWT.

taken from google

taken from google

Ah, closing 2016 kali ini sungguh seperti mimpi. Continue reading

Lamaran

Jakarta. Hari kedelapan di bulan Januari 2017. Ini adalah pengalaman ketiga gw mengikuti prosesi lamaran.

Gw inget, udah beberapa kali gw mengikuti acara smacam ini. Pertama pas aa tito mau nikah sama istrinya. Kita smua kumpul di rumah wa elon (kakaknya bapak gw). Wa elon kmudian memperkenalkan smua kluarga besarnya. Setelah sebelumnya calon besan memperkenalkan diri. Waktu itu gw masih bocah. Dan gw gak terlalu ngeh. Yang gw paham, inilah silaturahim akbar, dua keluarga besar yang akan menjalin ukhuwah lebih erat lagi.

Edisi kedua. Beberapa tahun kemudian. Medio November 2011. Continue reading

SPLAS FC

SMA 14. Medio 2001
Sebelumnya gw gak pernah nyangka bakal melanjutkan studi ke sebuah SMA di bilangan Cililitan, Jakarta Timur. Sama sekali gak terbayang bakal lanjut SMA disana, SMA 14.

taken from google

taken from google

SMA 14 waktu itu adalah pilihan kedua gw setelah SMA 81. Di zamannya, SMA 14 termasuk unggulan teratas, meski gak sepopuler SMA 8 atau SMA 81. Apalagi buat gw yg anak SMP 80 Halim PK, yg paling familier yah SMA 42 or Angkasa. SMA 14, baru terdengar nyaring pas gw kelas 3, pas mau milih lanjut ke SMA mana.

Kmudian pas awal2 gw masuk 14, tepatnya pas ospek, ada sesi promosi ekstrakulikuler. Jadi masing2 eskul pada masuk ke kelas. Promosi dan perkenalan. Bagi brosur, tepe2 dari para senior dan ngajakin kita para siswa baru tuk gabung di eskul tersebut, tidak terkecuali SPLAS. Continue reading

#DiaryBanker4 : Ramadhan Front Loading

Pertengahan tahun adalah salah satu momen dimana kinerja kita akan dinilai oleh KP. Istilah keren yang sudah dipopulerkan beberapa tahun sebelumnya adalah Target Front Loading. Nah, untuk Target Front Loading tahun ini menurut gw sih cukup berat. Kita harus bisa achieve 75% dari target akhir tahun pada saat akhir Juni nanti. Hmm, entah bagaimana caranya, gw masih belum dapat ide untuk bisa mewujudkan itu semua, setidaknya sampai pertengahan bulan Juni.

Alhamdulillah-nya, ramadhan tahun ini berlangsung di pertengahan tahun. Jadi spirit ramadhan juga menjadi spirit kami tuk bisa achieve Target Front Loading. Sebenarnya klo run off kita gak tinggi-tinggi amet, gw masih yakin tuk bisa dapet outstanding 75% di pertengahan tahun. Tapi karena portopel pembiayaan kita yang memang kurang sehat karena didominasi oleh satu CIF yang jangka waktunya hanya setahun, maka konsekuensi run off itu harus kita jalani dengan hati lapang dan galau, hehehe.

taken from google

picture taken from google

Gw masih inget betul saat itu sekitar pertengahan bulan. Gw dan analis gw, sebut aja SS-bukan nama sebenarnya, mendengar ada wacana pembiayaan dengan nominal relatif besar akan diajukan oleh nasabah prospekan kita. Wacana yang membangkitkan semangat gw lagi tuk bisa achieve Target Front Loading. Maka sejak mendengar wacana itu, setiap harinya selepas Ashar, unit SME yang beranggotakan gw selaku (Pjs) SFH, dua orang analis ti Sunda yaitu SS dan IF serta Asisten WUS yang asli urang Banjar yaitu AR, selalu mengadakan rapat terbatas untuk dapat meng-closing pembiayaan tersebut. Menjadikannya tidak sekedar wacana, tapi juga realita! Continue reading