Izzuddin Al Qassam

izzam

Hanya sebuah rumah kontrakan di Jogja yang tidak jauh berbeda dengan banyak kontrakan lain. Hmm, bedanya itu, apa yah??? Saya juga bingung sih? Hhh, sengaja saya tulis lagi tentang Izzam, seperti dulu saya pernah menulis tentang Mtop, tentang Al Kobar, yah, tentang tempat tinggal saya di kota Jogja ini. Izzam hadir di tahun ketiga. Dia hadir setelah saya ’tersingkir’ dari PPSDMS, dari LPI dan setelah akhirnya saya memutuskan untuk tidak jadi mondok di Darul Falah.Yah, Izzam hadir begitu saja. Mungkin sudah ditakdirkan untuk menjadi tempat berlabuh saya di tahun ketiga, di kota Jogja. Hhh, Izzam pun hanya hadir setahun, tidak lebih. Izzam pun akan segera berakhir. Mungkin dalam beberapa bulan lagi, saya akan segera hijrah dari Izzam. Dan, inilah saat untuk mengenangnya, mengingatnya lagi. Izzam…

Entah disuatu siang atau sore, ketika saya sedang singgah di H-12, saya bertemu Nadhif. ”Akh, anterin ke kontrakan barunya anak2 yo!”, pinta Nadhif.Dan akhirnya saya pun ke rumah kontrakan itu. Dekat hotel VIDI 3. Masuk ke Gang. Tempatnya nyempil dan terpencil. Dan itulah pertama kalinya saya menginjakan kaki di rumah itu.. sama sekali belum terbesit klo saya bakal menjadi bagian dari rumah itu, sama sekali tidak…

Cerita ini juga gak bakalan jauh berbeda dengan cerita-cerita saya yang laen.. sedih, karena ukhuwah ini harus putus sementara waktu. Sedih, karena ukhuwah ini hanya berumur setahun. Sedih, karena banyak cerita dan memori disana. Sedih… Saya pun bingung akan memulainya dari mana.. dari saat terindah ataukah dari saat paling menyebalkan, memuakan dan menyedihkan. Atau saya biarkan saja cerita ini mengalir seperti air. Menggenang. Banjir. Hmm.. biarkan saya bercerita yah, pastinya seru dan Jogja akan kembali menangis dengan kisah ukhuwah ini… huah… sedih… hiks3x…

Bismillah.. Atas usul Arif, kontrakan kita ini bernama Izzuddin Al Qassam. Yah, nama seorang pejuang Palestina. Sayap militernya HAMAS juga. Hmm, artinya itu apa yah.. lupa saya. Kemaren udah pernah tau, tapi lupa lagi saya… pokoknya bagus deh, pokoknya ntar saya kasih tau pasti!!!Izzuddin Al Qassam bercerita tentang persahabatan dan cinta, bahkan lebih, dia bercerita tentang ukhuwah… Tapi sayang seribu sayang, hingga detik ini ada sesuatu yang bermasalah dengan ukhuwah ini, semoga ketika cerita ini selesai saya tulis masalah itu dapat terselesaikan.. semoga yah…

Berceritalah saya tentang kisah hidup sepuluh orang Izzam-ers dan para simpatisannya. Biar seru. Biar berbeda. Biar menarik. Saya gak bakal sebut nama2nya, biar diterka dan dikira. Sudah kenalkah qt dengan saudara2 qt :Ada 3 orang ketua SKI disini + satu calon lagi, ada 2 orang anak siyasi disini, ada 2 orang anak muda yang masih belajar, ada satu orang yang sedang dalam masa transisi dan satu orang yang sedang menulis semua ini (ini semua belum termasuk para simpatisannya lho). Gak perlu menunggu waktu lama bagi kontrakan ini menjadi tenar, yah.. Izzuddin Al Qassam akhirnya menjadi salah satu kontrakan yang cukup hmm.. gimana yah…

Agustus 2006 hingga Agustus 2007. Kurang lebih setahun ukhuwah ini terjalin, tapi nanti akan tetap ada Izzam II ato New Izzam ato Neo Izzam ato tetep Izzam ato bahkan ganti nama. Positif, 4 org akan hijrah dari Izzam.. saya, Humas KomSat, Ketua JMF dan yg sedang dalam masa transisi. Berarti akan ada 4 kursi kosong yang akan diisi dgn yg baru. Kabar terakhir, sudah ada Nadhif, Alfian dan Wikantiyoso yang akan mengisi kursi kosong ini. Tapi semua itu juga belum pasti sih, belum ada ketetapannya, belum ada kepastiannya. Yang pasti, semuanya sudah tertulis di langit, tapi orang2 bumi belum tahu aja…. (maksudnya..)

Lho, koq jadi panjang kali lebar hingga menjadi luas ceritanya. Nampaknya harus jump to the point nih biar gak melenceng kemana-mana nih, atau kita tunggu hingga halaman tiga aja yah… Qt lihat ntar selanjutnya. Yang pasti Izzuddin Al Qassam bakal tetap ada, setidaknya sampai setahun ke depan, ataukah besok dia bakal berganti nama dan hanya bertahan selama setahun, sama seperti Mtop, serupa dengan Al Kobar, atau akan berbeda nasibnya.. Hmm, menurut prediksi saya.. namanya akan tetap sama dan inilah Izzam…

Izzuddin Al Qassam (Agustus 2006-Agustus 2007)

ECA

Yah, ADK sejati.. tapi gw dah tau aslinya (ha2x). Adek kelas gw pas SMA, dah ngaji sejak SMP. Mashulnya IzZaM.. anak tunggal yang harus segera menggenapkan dien!!! Justicia in your hand so JAIZ dikitlah…

BANGJAY

Adek kelas SMA juga, aktif juga dan sibuk always, syuro always, makan always, shogun always, pokoknya always lah.. semoga tetap bertahan di LPI dan terus beramal serta ber’jaya’… Aguste Comtenya Izzam nih orang.. ato Ibnu Khaldunnya..

JASU

Anak Ekonomi 2006 yg potensial, subhanallah dan GAJEL… 10-24 yg aneh, jago ngedesain, jago bahasa inggris, satria juga dan jago kiper juga!!! yang pasti selalu mengingatkan gw pada seseorang yg tlah tiada…

ALDIBOY

Putaw (putra rantau) yg udah gaul karena Izzam, selain ECA, ALDIBOY juga sering nraktir gw. Tidak beraifiliasi kemana-mana, ”Woi qt itu makhluk sosial.. dan Islam itu berjamaah lho” Masa depan loe masih panjang, semoga dapet PPSDMS..

BOWIE

Paling gak suka tidur abis subuh, paling suka sarapan nasi kuning di Gading Mas, paling tua (brg Fathi) dan paling besar. Temen seangkatan gw di SMA dan temen gw di Mtop dan di rumah kontrakan yg baru.. Gw tunggu kabar loe 10 tahun lagi!!!

KELANA

Yang ngasih nama Izzam. Yang jago maen bola. Yang paling rajin belajar. Yang prinsipil dan membingungkan. Yang sudah beberapa bulan silam berada dalam masa transisi sebagai seorang mahasiswa. ”KLO ADA MASALAH NGOMONG DONK!!!”

SARIP

Ekonom yg politis, suka ikut karya tulis dsb.. Anak SMA 34 (Woi, dmana tuh???) yg juga aneh.. Buku2nya bagus, motornya bagus (satria juga), maen bolanya juga lumayan bagus dan wawasannya juga lumayan bagus.. Gaya loe gak ngikwah (Ha3x)

FATHI

Ketua SKI yang juga ngajar TPA dan nyantai abis… Suka ke Klaten, anak bungsu yg terobsesi dengan kedokteran (gw sepakat dgn alasan loe).. Pernah kuliah di Malaysia dan temen seperjuangan gw di Pertanian.. Gw nitip Pertanian yah…

DOLLISAN

Anak Lampung yg paling sensitif klo udah berbicara tentang isu-isu si ”rusuk kiri”. Ikhwan yg tiada hari tanpa bersenandung, ikhwan yang santai, kalem tapi klo dah berurusan dgn laporan praktikum, hmm.. Eh, masih ngantor di JS gak tau depan? Ato? Yah, itulah izzam, dengan segala kerendahan hati dan luasnya wacana (apa sih, gak jelas bgt..).. hanya berharap ukhuwah ini akan berbuah surganya, gak lebih.. inilah kontrakan gw yg paling keren (’coz we’ve soccer on saturday).. dan terakhir, qt masih satu agenda yg belum terselesaikan saudara-saudara.. tunggu undangan dari Syarif buat foto-foto.. yah, gak sekedar foto, tapi lebih dari itu.. kumpul lagi, akrab lagi, rame lagi..Ah, udah lah.. udah malem.. salam aja buat RPPR, AK, RIJ, AF, SF, AT, AA, DLS, BH…

Mtop, 20 November 2007

Pas gw inget Izzam…

Advertisements

4 thoughts on “Izzuddin Al Qassam

  1. Yah, like SO7 says, “sebuah kisah klasik untuk masa depan”
    Like Katon says about Yogyakarta…

    Ah, Karangwuni, Kotabaru, Karanggayam atau tepatnya Jogja, dia udah jadi tanah air ketiga gw…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s