It’s all about academic…

Berceritalah saya tentang amanah dari orang tua ini. Dan saya mengawalinya dengan TOEFL, yaps, TOEFL. Ketika saya berkunjung ke kos salah seorang teman perguruan saya, saya mendapatkan informasi yg teramat berharga. Ternyata teman saya itu TOEFL-IPT nya sudah mencapai 500. Wah, luar biasa. Saya terperangah, terkejut luar biasa dan berkatalah saya dalam hati, “Dia aja bisa, masak loe kagak”. Yah, semangat berkompetisi itu tiba-tiba muncul kembali, bayangan saya tentang Ikal, tentang Fahri, tentang Azzam, tentanf Akeelah, tentang Denias, dan tentang para penuntut imu tiba-tiba saja muncul. Membangkitkan kembali semangat untuk belajar, fastabiqul khairat. Dan tentang TOEFL itu, dengan ratusan ribu yg harus dibayarkan, memang skor 500 lebih sudah menjadi terget yg harus diraih, tidak bisa tidak. Dan memang, dari semua info beasiswa, pertukaran pelajar ke luar negeri dan lain sebagainya, syarat TOEFL mutlak harus dipenuhi, tidak bisa tidak. Sama seperti syarat IPK. Kecuali anda mau jadi pengusaha, itu lain urusan. Pelajaran pertama, TOEFL harus diatas 500.

SKRIPSI. Inilah karya tulis wajib seorang mahasiswa. Terkadang menjadi momok yg sangat menakutkan, tapi juga menjadi sesuatu yg sangat menyenangkan, mengesankan dan menakjubkan. Tergantung penyikapan. Dan belajar dari pengalaman para senior yg telah menyelesaikan master piece ini, memang dibutuhkan sebuah kekuatan untuk menyelesaikan laporan akhir ini, mulai dari proposal hingga akhirnya nanti pendadaran. Yah, skripsi akan menjadi mudah kalau kita berpikir mudah, begitu juga sebaliknya. Dan kemudahan kita dalam berpikir akan sangat bergantung pada ketenangan ruhiyah kita, Yaps.. untuk hal ini, SQ sangat berperan. Pelajaran kedua, selesaikan skripsi sekarang juga, atau tidak sama sekali.

Pelajaran ketiga adalah tentang seminar dan presentase. Disinilah public speaking berperan, menyampaikan ide atau gagasan yg tertuang dalam makalah, tergambarkan via power point dan terkomunikasikan lewat kata. Adalah sebuah keniscayaan, penguasaan bahan akan sangat berpengaruh pada tingkat confidence presentator. Kontrol suara, bahasa baku nan ilmiah serta pengusaan panggung mutlak harus dimiliki agar presentase tersebut sukses dan lancar. Tidak menjadi ladang pembantaian karena ketidaktahuan dan ketidaksiapan kita.

It’s all about academic. Ketika anda yakin ilmu anda harus bermanfaat, maka anda akan pula memiliki semangat untuk terus berkarya dan beramal. Bukankah amanah kita di kampus salah satunya adalah berkulian dengan baik dan benar. Yah, semoga ilmu kita bermanfaat dunia dan akhirat. Wallahu’alam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s