Dik Bagong

Waaa!!! Senangnya saya hari ini!! Akhirnya saya mendapatkan empat responden dalam satu hari! Sungguh luar biasa sekali teman!! Kalau saya bisa mempertahankan prestasi ini sampai akhir, maka akan terjadi akselerasi dalam penelitian saya teman! Yah, bukankah semakin cepat akan semakin baik? Seperti yang saya alami di RM Dik Bagong ini.-

Fuih, akhirnya saya memaksakan diri untuk mendapatkan satu responden terakhir di hari ini, atau responden kedelapan saya selama penelitian. Dan alhamdulillah, saya menemukannya di sini, di RM Dik Bagong. Yah, seorang ibu muda, yang juga berstatus sebagai pemilik warung makan ini. Dan sungguh hebat teman, ternyata si ibu adalah bendahara dari arisan tiap Senin yang diadakan TPI Depok ini (hmm, saya bisa pinjam datanya nih). Hebatnya lagi, beliau ternyata adalah generasi awal berdirinya warung makan di Pantai Depok ini. Katanya dulu di tahun 1996/1997, hanya ada 3 warung makan di Pantai Depok ini, RM Mbak Harti (yang ternyata adalah kakak iparnya ibu ini), RM Mbak (si ibu lupa nama warungnya), dan RM Dik Bagong setelahnya. Wuah!! Mungkin inilah yang dinamakan snow ball efect teman! Nampaknya saya akan banyak bertanya dengan si ibu deh!

Hmm, kemudian terkait filosofi nama Dik Bagong itu sendiri, suami si ibu menjelaskan bahwa tidak ada alasan apa-apa. Nama ini diberikan kakak dari si suami tanpa ada landasan filosofisnya. Yah, mungkin hanya strategi penamaan saja sih, agar nih nama mudah teringat aja (karena kebanyakan warung makan di Pantai Depok mengambil nama dari pemiliknya). Lalu satu hal yang cukup membuat saya salut kepada ibu ini adalah bahwa beliau belum terlalu puas dengan pekerjaan ini. Hmm, beliau masih terobsesi untuk memiliki toko klontong di rumahnya. Dan hebatnya lagi, si ibu dan suami juga memiliki satu warung makan lagi di pantai ini, Griya Mina namanya. Yah, kesamaannya adalah kedua warung ini disponsori oleh Sasa. Lalu apalagi yah yang dapat saya ceritakan dari Dik Bagong ini? Oh ya, kali ini ikan kakapnya saya minta untuk digoreng tepung teman. Murah saja harganya, hanya 1.000 saja.

Ah, nampaknya sudah dulu saja teman. Sudah tepat jam 12 malam. Saatnya beristirahat, karena kamis besok perjuangan ini akan terus berlanjut! Target responden kita untuk kamis besok adalah tiga oke!!! Sekian dan terima kasih, dari Dik Bagong Seafood Restaurant, Pantai Depok, Desa Parangtritis, saya Panji Arohman melaporkan (apa coba!?!).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s