Mbak Srie

Di hari kedua ini saya menemukan metode terbaru teman. Awalnya saya akan menggunakan metode KLAMUD, alias kita beli es kelapa muda, baru setelahnya ngobrol sama respondennya deh. Hmm, tapi ternyata Rabu ini saya berjodoh dengan lima ekor Ikan Kakap Batu teman. Yah, sesampainya saya di Pantai Depok, ada beberapa nelayan yang baru mendarat dan menawarkan hasil tangkapannya. Hmm, fresh from the open teman. Dan tidak tanggung-tanggung, lima ekor Ikan Kakap Batu yang berukuran sedang ditawarkan ke saya dengan harga 10.000 (satunya 2.000 pren!). Gak pake lama, bungkus! Saya beli aja tuh ikan!! Dan selanjutnya pun saya langsung dihampiri oleh salah seorang wanita pengolah hasil perikanan yang menawarkan jasanya. Hmm, baiklah, karena warungnya pun belum pernah saya singgahi, Warung Makan Mbak Srie.-

Nah, disini, sembari menikmati Pantai Depok yang dirundung gerimis rintik-rintik, saya kembali menikmati riset kuliner ini. Hmm, sungguh menyenangkan makan menjelang siang ini. Bahkan saya pun sempat Duha terlebih dahulu disini. Dan ketika santapan itu disajikan dengan begitu elegan oleh pramusaji yang nampak begitu profesional, saya ambil saja gambar paket makanan ini sebelum nanti saya sikat habis. Hmm, santapan pertama Rabu ini begitu lezat teman. Sayang, teman saya, Jaya namanya yang saya undang special untuk membantu saya menghabiskan empat ikan tersisa tidak bisa hadir. Yah, maka saya pun bertekad dalam hati, “Karena saya punya lima ikan hari ini, maka saya harus bisa mewawancarai lima responden. Bismillah!”

Lalu setelah menikmati Kakap Putih Bakar hanya dengan sambal kecap (biasanya ada sambal tomat pula teman), saya memutuskan untuk mewawancarai salah seorang juru masaknya. Hmm, saya lupa namanya teman. Saya pun mewawancarai si ibu yang cukup sibuk ini dengan begitu efektif dan efisien. Dan ada satu hal baru yang saya temui teman, suami si ibu ternyata bekerja di toko bunga bersama salah seorang anaknya (biasanya hanya buruh tani dan sejenisnya teman). Yah, tepat saat adzan Dzuhur berkumandang, wawancara pertama di hari Rabu ini pun usai teman. RM Mbak Srie telah menghabiskan 9.000 teman (es teh 2.000; nasi+sambal+lalap 6.000; jasa bakar ikan 1.000). Hmm, Mbak Srie, Mbak Srie, matur nuwun Bu atas kerjasamanya. Punten!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s