Depok Edisi Tiga

Alhamdulillah, akhirnya Depok Edisi Tiga ini resmi saya rilis teman. Yups, inilah ketiga kalinya saya memulai penelitian di Pantai Depok. Edisi satu hanya sehari, edisi dua hanya tiga hari, dan sekarang ini, saya berencana untuk tinggal di lokasi selama empat hari, senin hingga kamis. Oke, gak pake lama yah! Mari kita berangkat menuju Depok teman!!!-

Hmm, untuk perjalanan kali ini mulai dari jam 9 pagi ini, saya terpaksa singgah beberapa kali. Dan inilah pitstop saya :

Pertama, tentu saja fotokopi kuesioner 10 buah seharga 9.000.

Kedua, saya singgah terlebih dahulu di ATM Sagan sekalian isi bensin. Hmm, tapi sial, premium habis. Jadilah saya hanya mengambil uang 200.000 (dan isi pulsa 25.000) untuk biaya penelitian empat hari nanti.

Ketiga, berkunjung ke Gramedia untuk mencari buku Jalan Jalan Bali. Hups, dapatlah saya buku seharga 45.000 teman. Nah, sengaja saya mencari buku itu sebagai rujukan untuk membuat buku wisata kuliner di Pantai Depok. Hmm, pokoknya saya harus menyelesaikan proyek ini. Yaps, sambil menyelam minum air, sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, selain skripsi, saya juga harus menyelesaikan proyek buku ini teman (dan tentu saja Depok’s Diary ini).

Keempat, kembali mampir di ATM dekat Pojok Benteng Timur. Hmm, untuk jaga-jaga, saya kembali mengambil uang 100.000 teman.

Kelima, isi bensin yang sempat tertunda di sekitar Pundong. Hmm, 22.000 untuk 4,7 liter, kayaknya cukup untuk 120 kilometer deh. Ayo Satria, kita harus hemat oke! Bagaimana dengan oli samping?

Keenam, mengurus izin di kecamatan. Hmm, gak ada masalah berarti teman. Bahkan saya berkenalan dengan bapak yang begitu baik (sering ngomong “ya toh” nih bapaknya). Dan tentu saja saya juga mendapatkan data monografi kecamatan (red. fotokopiannya seharga 5.300 lho) disini teman. Yeah, tinggal data dari TPI nih. Hhh, semoga Jumat besok saya berkesempatan ke kantor dinas perikanan dan kelautan Bantul untuk mencari data tersebut. Hmm, bagaimana kalau sekalian singgah ke dinas kelautan dan perikanan Jogja juga?

Ketujuh, sepeti biasa teman. Pos retribusi. Izin penelitian. Dan akhirnya tibalah saya di garis finish Pantai Depok tepat jam 11 siang. Alhamdulillah!!!

Dan Depok Edisi Tiga ini juga berhasil mendapatkan 4 responden teman. Alhamdulillah. Mulai dari Mbah Darti dan Pak Wardi, Mbak Ririn, Mbak Yanti hingga Yu Harti. Alhamdulillah sekali lagi teman. Dan dari Depok sini juga saya berbalas pesan dengan Robi (piye bisnis kaosnya?), Anjas (deadline inspiratif selasa bos!), Adist dan Niefha (masih tentang BIMO nih), Mas Bin (ntar saya nginep di tempat antum yah pak!) dan Devi (Mtop Snack dan tanggal 28 yo!). Ah, perjuangan baru dimulai teman, pesan untuk diri saya sendiri, “Tetap Semangat dan Pantang Menyerah! Allahu Akbar!!”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s