kamis itu pun usai…

Yee!!! Akhirnya setelah hari Rabu, datang juga hari Kamis yang begitu menarik ini. Yuhu, sungguh sangat menarik teman. Tetapi sebenarnya yang membuat saya senang adalah it’s time to break!!! Alhamdulillah, kamis itu pun usai…-

Nah, di hari Kamis ini saya menemukan banyak poin penting dan perlu dicatat dalam “Kamis itu pun usai…” ini. Hmm, bingung juga nih mau gimana yah berceritanya. Hmm, gini aja deh, kita mulai dari beberapa kebiasaan yang perlu menjadi catatan penting, mulai dari kebiasaan Subuh berjamaah di masjid entah bersama Mas Bin atau Wahyu (fuih, lumayan jauh juga nih masjidnya), hingga logistik yang selalu terjamin dari tuan rumah. Wuah!!! Baek banget keluarganya Mas Bin pren! Insyaallah Senin depan saya akan kembali lagi kesini dan menuntaskan dendam saya ke Wahyu (ntar kita maen catur lagi ‘Yu!).-

Dan selanjutnya, setelah menungguh hujan reda, setelah melihat Si Doel dan Para Pencari Tuhan barang sejenak (wua!! disini saya juga jadi sering nonton sinetron deh jadinya, mulai dari Alisa, Rafika dan sejenisnya). Ah, sudahlah, karena hari sudah siang juga, saya pun berangkat segera ke Pantai Depok untuk menyelesaikan wawancara 4 responden seperti target yang telah saya buat sebelumnya. Dan sesampainya saya disini, ehem-ehem, saya menemukan banyak fenomena di hari Kamis ini. Yah, setidaknya ada 3 fenomena yang saya temukan hari ini. Eh, tapi sebelumnya tepat gak yah saya memakai kata fenomena? Ah, biarlah, gak penting juga sih!

Nah, fenomena pertama (maksa banget yah!), akhirnya saya menemukan Pak Juno di Pantai Depok. Ya Allah, akhirnya ketemu juga saya sama nih orang. Dan ketemunya juga kebetulan banget teman, saat hendak mencari responden ketiga, saat ingin menerapkan strategi KLAMUD, eh, di RM Mbak Yanti saya dipanggil sama rombongan bapak-bapak TPI yang lagi pada asyik makan. Wuah!! Ternyata disana juga ada Pak Juno, teman-temannya dan sepertinya juga ada 2 orang mahasiswa. Fuih, finally, saya bisa lapor komandan dulu deh. Yah, dan kenapa akhirnya Pak Juno waktu itu gak bales sms saya akhirnya terjawab sudah. Hmm, hanya kendala teknis. Dan yang ngebuat hari ini semakin seru adalah saya kedatangan tamu dari Universitas Diponegoro (UnDip) Semarang. Ternyata ada dua mahasiswa yang sedang PKL di Pantai Depok. Ipul dan Ria namanya. Welcome to Depok teman! Besok-besok kita kerjasama lagi oke!

Oya, saya belum cerita kalau hari ini saya juga membeli beberapa ekor ikan seharga 10.000, dengan rincian sebagai berikut (3 bawal ukuran sedang dan 5 kakap ukuran menengah ke bawah). Dan tentang empat warung makan yang berhasil saya singgahi, tentu saja akan saya ceritakan di titel yang berbeda oke! Mbak Tur, Mbah Mardi, Lomba-Lomba dan Mbak Titis, tunggu saja reportasenya teman!

Nah, akhirnya kamis di Pantai Depok ini pun benar-benar usai menjelang Maghrib. Alhamdulillah atas semua nikmat hari ini dan di tiga hari yang telah lalu, juga empat hari yang akan datang. Dan tentu saja, hehehe, saya sempatkan diri untuk Maghrib di Jogokaryan. Huah!! Senangnya .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s