yang lalu biarlah berlalu…

Sebenarnya ada dua hari yang terlewatkan untuk saya ceritakan teman, tapi tak mengapa, karena yang lalu biarlah berlalu. Hmm, sayang banget sih sebenarnya, tapi yah mau bagaimana lagi, membaca saja sulit (lho?!?). Oke, jadi dua hari yang terlewatkan itu memang full of futsal dan tentu saja kampanye salah satu partai islam, sebut saja Partai Kita Semua yang juga Partai Keren Sekali, yah, itulah dia, Partai Keadilan Sejahtera, nomor urut 8 yang terkenal bersih, peduli dan profesional (lho, koq malah kampanye sih gw, aduh-aduh!!!)

Nah, futsal pertama adalah futsal di SCORE, JaKal km. 9,5 atas. Hmm, cukup menarik dan menyenangkan. Yah, klo futsal buat si Panji mah cuma dua responnya, klo gak menarik yah menyenangkan, sama seperti respon temen gw klo soal makanan, klo gak enak, yah enak banget. Hahaha, dodol juga yah! Oke, balik lagi ke futsal pertama gw di SCORE. Kesan pertama gw adalah “mahal banget nih futsal!!!”. Gile, seorang kenanya 12.000, nampol bener! Berrr!!! Sering-sering aja kayak begini, maka lu akan menderita kanker dengan segera, alias kantong kering, yang nantinya akan berdampak pada pengurangan jatah makan dan lain sebagainya. Yah, tapi bolehlah sesekali, asal gak keseringan! Dan tentang pertandingan ini, antara kontrakannnya Abud dan Perguruannya Pak Iken, cukup seru juga sih! Menarik dan menyenangkan!!!

Oke, lalu berlanjut ke futsal kedua gw. Oya, sebelumnya gw mau cerita klo futsal yang tadi itu berlangsung malam hari sebelum ada kampanye di pagi harinya. Lalu futsal kedua yang rencanya akan berlangsung pagi hari di Gaol, Karanggayam, akhirnya pun batal, bukan karena pagi-pagi itu saya harus briefing buat kampanye, tapi karena memang di waktu yang sama, saya juga diundang oleh Ruhul Jadid Community untuk tanding lawan D3 Ekonomi di SOCCER, Bebaqaran. Yups, dan yang ini memang lebih menarik. Permainan gw rancak bana, apik tenan, beda, luar biasa dan mengagumkan deh pokoknya. Meski kita hanya berlima, Uda Ritno, Rito, Anggi dan Rian (klo gak salah), melawan 10 orang D3 Ekonomi yang pada pake kostum, kita tetap bisa menang telak lagi mutlak. Yuhu!!! Tahukah teman, hal apa yang paling menarik di saat mengawali hari? Yah, salah satunya adalah kemenangan futsal di pagi hari. Hmm, lezat nian, dan menarik sangat. Aduh, gimana yah, senang sekali saya dengan permainan pagi ini di SOCCER! Amazing!! Bahkan klo ada gelar Man of the Match, kayaknya yang berhak menang adalah saya deh. Hehehe. Ah, serunya!

Lalu yang selanjutnya, sebelum futsal ketiga, ada kampanye PKS ‘Men! Kampanye besar terakhir ‘Cui! Dan yang ngebuat semakin seru adalah untuk pertama kalinya gw menjadi korlap aksi. Hmm, selalu ada yang pertama memang teman. Nah, klo bicara kenapa akhirnya gw yang tipikal agitator ini bisa menjadi korlap aksi, semua ini tidak terlepas dari peran Roby dan Mujib, dua temen serumah gw yang caur abis! Nah, atas amanah kampus, kita bertiga akhirnya dikirim untuk bersua dengan DPD, dan amanah dari DPD adalah mengerahkan massa kampus untuk bisa konvoi dengan semenarik mungkin, yah, seratus orang saja targetnya, dan Mujiblah akhirnya yang menjadi PJ-nya. Dan gw serta Robi pun menjadi dua staf ahlinya. Yups, dari lapangan Klebengan, gw pun memimpin kurang lebih konvoi 20 motor atau sejumlah 50 orang untuk pawai melintasi jalan kaliurang, ringroad utara, lalu jalan magelang dan tibalah di lapangan melati. Hmm, mantap bener dah ah! Dan di lapangan melati, gw pun mengkondisikan sementara para massa aksi dari kampus Gadjah Mada yang hadir dengan berbagai kostumnya, mulai dari preman, tukang ojek, tukang ngamin, batik-ers, santri dan ulama, petani, pemain bola, laboran, akademisi, simpatisan, pembalap, dan yang mbak-mbaknya aye gak ngerti. Ternyata emang rusuh yah anak-anak PKS kampus klo udah ngumpul! Gw aja ampe bingung mo digimanain lagi tuh anak-anak! Tapi seru abis deh pokoknya menjadi korlap aksi. Nah, seharusnya tuh dari lapangan melati, kita akan berjalan kaki konvoi seperti konvoi-nya si Mahar dalam Laskar Pelangi, menuju lapangan dengung sejauh kurang lebih 2 KM. Tapi karena satu dan lain hal, karena ada miskom, kita pun akhirnya naek motor bareng-bareng deh. Hmm, tapi pengalaman pertama gw memimpin aksi massa, menarik juga yah…

Lalu bercerita tentang kampanye-nya. Hmm, garing abis deh sumpah!!! Kriuk-kriuk, basi dan lebay banget dah ah pokoknya. Mulai dari dua MC yang garing abis, nasyid dari Agus Arifin plus organ tunggal yang kayaknya lebih cocok untuk mengisi di walimatur ursy, belum nasyid satunya lagi, lalu ada HNW palsu yang ternyata nama aslinya hampir bikin gw terkena serangan jantung dan aksi flying fox yang lebay banget, slow motion abis deh pokoknya. Yah, untungnya nih partai adalah partai yang gimana gituh, jadi gak masalah deh untuk kampanye hari ini yang gimana gituh.

Lalu pulangnya kita pun terpaksa gak bareng konvoi kampus, karena gw dan Taufik, temen LQ gw, memutuskan untuk silaturahim ke rumahnya Alam, teman LQ kita juga. Yups, lunch yang nampol abis, becanda sama dua keponakannya si Alam yang ceria abis dan ngobrol ngalor ngidul sampe abis! Mantab bener dah ah klo wong tuo kayak kita ini pada kumpul. Hmm, kayak acara nostalgia gitu deh!

And the last, let’s talk about my 3rd futsal, my last futsal juga sih. Huah, capek banget bro klo kebanyakan futsal. Pegel juga ternyata. Dan pegelnya itu luar biasa memang. Nah, futsal terakhir bersama KAMMI UGM di Karanggayam ini akhirnya menutup sore menjelang maghrib ini dengan begitu sempurna teman. Oya, masih ada satu agenda terakhir deh, yups, bakar ikan bareng MSP 2004 yang masih tersisa di Jogja. Hmm, bagus banget, gw udah tertokohkan sebagai kader PKS yang ditunggu pernikahan tanpa hijabnya. Yah, ternyata dunia luar selain dunia ikhwah itu gak mudah teman, berbaur tanpa harus melebur, mewarnai tanpa harus terwarnai ternyata sulit banget teman, tapi gak ada salahnya untuk dicoba bukan, sebab klo bukan kita, siapa lagi?

Ah, yang berlalu memang gak bisa dibiarkan berlalu begitu saja bukan? Masih terlalu banyak makna yang belum tergali teman. Nah, karena itulah gw nge-blog, kita bercerita tentang kisah yang menarik, ada manfaatnya, jadi gak sekedar nulis tanpa arti, iya gak ‘Jar?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s