Orang-Orang Hebat di Kampus Gadjah Mada

Rabu, kali ini menjadi hari yang begitu special buat gw. Luar biasa ‘men! Hmm, kita awali aja deh pembahasan tentang orang-orang hebat yang ada di Kampus Gadjah Mada. Yah, setidaknya menurut gw, yah setidaknya yang gw temukan di hari rabu ini. Yah, inilah mereka :

Pertama adalah si Budi. Yups, orang paling terkenal waktu kita masih SD dulu. Tapi ini bukan ibu budi dan sejenisnya. Ini adalah Budi yang satu kelas tahsin ama gw. Luar biasa juga emang kehidupan nih orang. Hmm, selepas amanahnya di salah satu Keluarga Mahasiswa, dia pun mengabdi di almamaternya. Nah, sekarang ini dia sedang belajar ama gw! Sedang berjuang skripsi pula sama kayak gw! Hehehe, bukan Budiono, bukan juga Budi Anduk, tapi Budianto.

Kedua adalah designer hebat yang selalu gw temui di dunia maya. Orang di balik layar INSPIRE. Design yang super duper kreatif dan selalu fresh. Yah, potensi yang kayak gini harus bisa gw optimalkan sebelum akhirnya KKN itu dimulai. Rockyhiro-lah jenenge. Oya, ada satu lagi soulmate-nya di Biro Media dan Opini (BIMO) FORSALAMM (Forum Silaturahim Mahasiswa Muslim UGM), jenenge Anjasrosicky, manusia di balik layar INSPIRATIF. Wah, gw gak nyangka bakal bertemu dengan dua manusia ekonomi yang penuh imajinasi ini. Dua orang yang telah berhasil menghidupkan BIMO dengan INSPIRATIF dan INSPIRE-nya. Yah, gw masih punya banyak obsesi sama mereka sebenarnya.

Ketiga, masih dua orang juga. Dua anak 2005 yang berbeda nasib dan pekerjaan gw pikir. Hmm, pertama adalah tentang Aditha Sri Prabakusuma. Yupi, lama tak bersua, sekalinya bersua eh dia nulis buku ama Pak Gembong, “Cara Cerdas Mengelola Sampah Organik” klo gak salah judul bukunya. Apik2x. Belum lagi usahanya di dunia perkomposan, belum lagi PKMM-nya. Keren2x. Oke ‘Ras, tak tunggu launchingnya Juli besok. Dan jangan lupa ama skripsi, wkwkwkw. Trus yang kedua adalah Priyo. Gw lupa Prio apa Priyo. Hmm, klo dia ntar mau buat Sotomie Bogor di deket Andaluzi. Mantap juga gw pikir. Belum lagi dia dapet modal 35 juta buat usaha showroomnya. Hmm, pengusaha abis nih orang. Mirip-mirip dah ama temen gw yang pertama. Nah, pointnya adalah, kedua anak muda ini ternyata tidak mengalami post power syndrome pasca berkarya dan berjuang di lembaga mahasiswa. Raras di KAMMI UGM dan Prio di BEM FE. Oke bung, let’s prepare for dakwah profesi, segera.

Segitu dulu aja yah cerita dari saya. Bukan untuk apa-apa gw bercerita tentang mereka, tapi diambil aja hikmahnya. Yah, klo mereka aja bisa, masak kita kagak sih. So?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s