Life Mapping ala ASC

Lanjutan (bukan lanjutkan loh ya ^-^)…

Oke, setelah menempuh perjalanan panjang nan menyesatkan bersama Mbak Rahmi dan temannya, setelah nyasar dua kali pula, tibalah kita di lokasi. Fuih, jauh juga, malam juga dan cukup capek juga. So, sebelum akhirnya acara dimulai, gw shalat Isya dulu (merefresh diri sejenak) dan makan malam (klo yg ini ngisi energi dulu). Nah, baru deh setelahnya gw berkenalan dulu sama Hari si Ketua ASC dan Lutfi dari pihak panitia. Lalu setelahnya, sekitar pukul 19.45, sesi Life Mapping pun dimulai. Jengjeng!!!

Hmm, gw awali dengan kejadian nyasarnya pembicara sama panitia karena gak punya peta. Nah, ternyata terbukti kan bahwa peta itu amat sangat penting teman. Lalu dilanjutkan dengan cerita ttg Dora The Explorer dan Ayat Ayat Cinta. Dan respon mereka sangat meriah, bahkan tergolong rusuh klo gw pikir. Yah, kedua hal yang gw sebutin tadi memang ada hubungannya sama Life Mapping kita kali ini. Hmm, tapi klo lu mau nyari definisi Life Mapping itu apa disini, kayaknya gak bakal lu temukan secara tersurat deh. Tapi yang pasti intinya sama, si Dora punya peta, bahkan klo si Fahri punya Peta Kehidupan. Nah, klo kita, pada punya gak?

Oke, kita lihat dari fenomena anak muda sekarang yang SO abis atau yang gaul abis. Nah, kenapa mereka bisa seperti itu, sempet-sempetnya hanya terjebak pada rutinitas yang mungkin membosankan dan terutama untuk yang hanya bersenang-senang, sungguh sangat disayangkan. Lalu mari kita membandingkannya dengan anak-anak muda yang telah sukses di usia dini. Nah, satu hal yang perlu dievaluasi adalah bahwa kesuksesan itu direncanakan. Dia datang tidak dengan sendirinya. So, klo kita sekarang aja udah gagal dalam merencanakan, itu sama artinya dengan merencanakan kegagalan. Maka yang paling pertama adalah kita harus mengenali diri kita, potensinya, cita-cita besar dan hal apa aja yg ingin kita lakukan. Lalu setelahnya, kita refleksikan sejenak perjalanan hidup kita, keluarga kita, prestasi, dan lain sebagainya. Yah, mungkin rada ribet and berat yah untuk anak muda seusia kita yang lagi gaul-gaulnya terus diminta berpikir serius barang sejenak. Tapi anak-anak muda ASC ini beda, mereka antusias banget, rame banget dan caur abis sumpah!!

Apalagi saat simulasi yang memakan banyak korban dilakukan. Yah, karena gak ada yg mau jadi relawan, maka salah seorang yang terlemah dari mereka akhirnya pun dikorbankan. Kasihan. Tapi gak jadi soal. Yah, karena acara udah malam, abis makan pula, jadi klo serius, bisa jadi mereka tertidur, maka gw banyakin aja banyolannya. Dan semakin rusuh saat simulasi Goddard Dream dan Life Mapping. Yah, sebenarnya masih banyak hal lain yg pengen gw ceritain, tapi cukuplah tentang Life Mapping ala ASC ini. Ah, seharusnya dari kita masih bocah udah diajarin yang kayak beginian, tapi belum terlambat koq, maka kita akhiri saja dengan sebuah nasehat bahwa kita manusia hanya bisa merencanakan, tapi Allah SWT yang menentukan, maka berdoa dan berusahalah.

Kantin PN, sepulang dari Al Hadi, sebelum Kajian Manhaj, saat gerimis…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s