Science Camp ala ASC

Inilah sebuah hajatan yang sungguh sangat menarik buat gw. Hmm, mirip-mirip sama Smart Camp-nya KAB gitu deh. Nah, tapi kali ini hajatan itu adalah milik ASC (Agritech Study Club), dan tajuknya pun sedikit berbeda, Science Camp. Nah, kali ini bahkan waktunya sungguh sangat dilematis buat gw. Yah, malam minggu, gw diminta ngisi di Science Camp, temanya pun sungguh sangat menarik teman, “Life Mapping” atau peta kehidupan. Yah, akhirnya prediksi gw pun bener, malam minggu itu pasti gw bakal ada acara. Dan terlupakanlah futsal bareng anak-anak dan silaturahim ke keluarga besar SMU 14 Jakarta yang lagi pada study tour ke Jogja. Hmm, kali ini gw memutuskan untuk nge-date bareng AS di Piyungan.

Oke, tapi sebelum kita beranjak jauh kesana, gw pengen sedikit cerita tentang mapping gw in this Saturday. Yups, perencanaan yang bagus gw pikir, pagi kita udah cek email dan nge-blog tentunya, kemudian tadinya mau ada pertemuan perdana sama kelompok LIQO gw yang baru di maskam (tapi gak jadi bos karena anak-anaknya pada gak bisa, insyaallah minggu depan), lalu dilanjutkan dengan shoping di IndoGrocir (ih, kesel banget gw sama mas-mas yang bertugas ngebukus barangnya, gak asik ah). Nah, kemudian siang hingga sore mempersiapkan diri untuk Science Camp and Life Mapping, dan sore harinya sebelum cabut ke Piyungan, ada ketemuan keluarga besar BIMO di BPKP. Yah, tapi karena hujan, jadi telat deh acaranya. Udah gitu si Udhi dan Uzi yang ngajak ketemuan juga malah gak dateng lagi, hmm, bagus banget tuh. Maka jadilah kita membahas tentang Mardliyah FM dan SAFAR (Saturday Afternoon). Oke, tunggu aja tanggal maennya ya! BIMO-FORSALAMM akan selalu mengguncang Gadjah Mada lewat dakwah medianya, maka doakan kami kawan!!!

And finally, inilah yang paling kita tunggu-tunggu, dating with ASC. Hmm, so sweet. Maghrib di masjid TP, terus nungguin panitianya, lalu setelah kumpul (yah, ternyata ada juga si Deda Ketua BEM, Lutfi mantan Ketua KMMTP, bagus banget deh), kita pun berangkat. Ada dua panitia putri yang boncengan, dan gw terpaksa ngikutin di belakang, karena emang gw gak tau jalan. Yah, begitulah, perjalanan bahkan sempet nyasar dua kali, dengan kecepatan 50 km/jam pula. Fuih. Suii. Sungguh melath kesabaran. Hingga akhirnya kita pun tiba, untuk kemudian berlanjut dengan acara yang sungguh rusuh dengan ASC-ers, tentunya masih membahas teman yang sama, LIFE MAPPING ala ASC.

To Be Continued…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s