Keluarga Besar Alumni SMA 14 Jakarta Wilayah Jogja, subhanallah…

100_0430Kali ini gw bener-bener pengen narsis se-narsis-narsisnya. Tapi harap kalian jangan berpikir negatif dulu yah, karena cerita ini bener-bener  keren, seperti kata Sindentosca, “Persahabatan, Bagai Kepompong”. Yah, persahabatan khas kota   Jogja kali ini membuahkan hasil yang   teramat manis. Perfect.   Amazing. Dan memang, sungguh luar biasa   teman. Ah, kayaknya satu kata yang paling tepat untuk mewakili ini  semua adalah, subhanallah…

Nah, mari kita awali sebelumnya dari sebuah SMS dari si Bowo.

“Ji, malem ini lu ada acara gak?”

Yah, ternyata seperti yang dulu pernah diinfomasikan Muri pas kita lagi makan di Andaluzzi, SMA 14 ternyata emang mau study tour ke Jogja. Dan ternyata study tour itu mengambil hari kejepit 22-24 Mei 2009. Dan SMS dari Bowo yang gw terima pas malem minggu memang memiliki maksud dan tujuan tersendiri. Yups, berhubung nyokapnya Bowo yang juga menjadi salah seorang guru di SMA 14, ikut study tour ini juga, maka si Bowo minta tolong ke gw untuk nganterin baju-baju punya dia yang masih tersisa di Mtop (red. nama kontrakan rumah gw). Hmm, tapi klo malem minggu gw ternyata gak bisa, gw ada harus ngisi Life Mapping di Science Camp-nya ASC at Piyungan, Bantul. Yah, jadi rencana gw adalah ahad pagi, sebelum nantinya gw pergi lagi ke Ponpes Al Hadi. Hmm, tapi, paginya itu gw juga lupa. Yah, maka jadilah malam Senin gw harus ke hotel tempat SMA 14 nginep untuk menyelesaikan misi dari Bowo. Yah, baiklah, insyaallah.

Hmm, malam senin yah. Akhirnya gw ama Reza Perdana pun berangkat ke Hotel Madukoro tempat SMA 14 nginep. Yah, niatan gw sih hanya pengen silaturahim and ngasihin titipan Bowo ke nyokapnya. Nah, tapi ternyata sesampainya gw disana. Jeng-Jeng-Jeng. Wah, rame banget bos!!! Sumpah, rame abis. Ternyata ada enam bus. Yah, seratus orang mah kayaknya ada deh yang ikut nih study tour, belum lagi bapak ibu guru yang menemani. Dan tak lupa, tentu saja, para alumni yang jumlahnya hampir 30 orang, ini juga belum semua yang hadir. Ah, subhanallah, nostalgic banget sih nih acaranya.

Nah, disana gw bersua dengan Bu Nining, guru Biologi tercinta; Bu Riza yang udah sering banget ke Jogja; Bu Ratmi nyokapnya Bowo; Pak Wandi, guru kimia gw pas kelas 3; Bu Yulinar, guru kimia juga; Bu Lina yang akrab banget ama anak SOS; Bu Hazimah, guru BP tercinta; Bu Dewi, guru biologi; Bu Radiah, guru Geografi yang ceria; Pak Martadi guru agama yang subhanallah dan tentu saja Pak Carsum sang pembina OSIS dan ROHIS kita. Wuah!!! Lama sekali tidak bersua dengan mereka. I really miss you all. Ya Allah, saya hutang banyak sama mereka semua. Maka saya pun hanya bisa membalasnya dengan doa agar ilmu yang telah mereka berikan dibalas pahala yang tiada hentinya oleh Allah SWT. Amin.

Hmm, awalnya pas nyampe sana, gw dan Reza Perdana juga bingung. Yah, murid-muridnya kan angkatan 2010 tuh, mana kenal kita. Nah, untungnya tahun lalu gw pernah ngisi Diklat OSIS pas jamannya mereka masih kelas satu. Yah, jadilah si Erwin, ketua Rohisnya malah menyapa gw dengan akrab. Hmm, bagus banget, awalnya gw bingung, tau darimana nih orang. Tapi setelah dia ngejelasin, pahamlah awak. Lalu kemudian datanglah satu persatu para alumni, ada Hanin, Uul, Adri, Vika, Eka, Lastdes, Ajeng, Echa, Wisnu, Toni, Dimas, Irma, anak-anak cewek 2007 yg gw lupa namanya dan tentu saja para 2008 yang ternyata tidak satupun yang gw kenal. Hmm, ternyata banyak juga anak 14 yang terdampar dan berguru di tanah Jogja. Dan yang pastinya, solid juga yah kita ^_^.

Oya, sebelumnya ada banyak juga yang gak bisa dateng. Ijin karena ada acara dan lain sebagainya. Ada Jaya yang ada acara asrama LPI-nya, ada Faidzun yang habis LIQO ternyata kudu lembur garap tugas, ada Gandung yang sibuk garap skripsi, ada Lepex yang udah balik ke Jakarta, ada Tio yang katanya lagi gak di Jogja, ada Barnard yang sudah berkeluarga, ada Muri yang lagi di raker PPSDMS di Jakarta, ada Soviet yang sibuk juga kayaknya, ada Dwiko yang lupa gw kasih tau, begitu pula si Wahab, ada Vera yang untungnya juga lagi di Jakarta, ada Hasan yang gak bales SMS gw, ada Bagus yang lagi nonton marching band, ada Tunggul yang juga tidak merespon, ada Hermi yang gak ada motor, ada Desti dan Icha yang gak bisa dihubungi, ada Chanchan yang gak tau kabarnya, ada mba Mitha yang lagi coass, ada anak KG yg gak dateng, dan ada juga Sunu si ketua alumni sekarang yang entah kenapa malah kagak dateng.

Hmm, banyak juga yah ternyata. Dan ternyata juga, pihak sekolah ternyata telah mempersiapkan acara khusus, temu alumni malam ini. Whats? Gw kira nanti kita hanya ngobrol biasa aja. Tapi yah, baiklah. Dan karena Sunu gak ada, Muri juga di Jakarta, dan gw paling sepuh sendiri secara angkatan (untuk wajah gw gak keliatan tuanya ^_^), maka jadilah gw MC di acara Temu Alumni yang baru dimulai j9 malem lewat. Hmm, cukup seru emang. Mulai dari sambutan Eca yang mewakili Sunu, sambutan ketua OSIS sekarang yang lucu juga shaleh abis dan tentu saja Pak Carsum sebagai pimpinan rombongan.

Lalu berlanjut dengan perkenalan dari kita semua. Ternyata lengkap juga alumni kita di UGM ini. Ada yang dari Perikanan dan Kelautan, ada yg dari Agribisnis, TP, KH, Hukum, Ilmu Ekonomi, Akutansi, Manajemen, HI, AN, Komunikasi, Psikologi, Geofisika, Fisika, Elins, ilmu Komputer, Statistik, Matematik, Biologi, Geografi, Kimia, Teknik Sipil, Mesin, Teknik Kimia, Geodesi, Farmasi, KG, dan Gizi Kesehatan. Yah, emang klo kalian mau kenal Indonesia, maenlah ke Jogja, dan klo maen ke Jogja, agak gak lengkap klo gak ke UGM dan sekitarnya tentu saja. Yah, pokoknya jogja itu sungguh bersahabat teman!

Terus ada juga diskusi tanya jawab seputar kampus, mulai dari gimana cara bagi waktu pas kuliah, gimana rasanya dapet FISIKA dan cara belajarnya, gimana kuliah di Kedokteran dan hal apa aja yang perlu disiapkan sebelum akhirnya kita kuliah di Jogja. Wah, kita pun akhirnya mencoba menjawab dengan bijak dan sederhana. Tapi gak pake bahasa Jawa karena emang kita juga belum lancar benar. Yah, sebenarnya masih banyak lagi yang kita ceritakan, tapi berhubung hari sudah teramat malam, kita pun terpaksa harus mengakhirinya.

Yah, kita akhiri saja dengan doa yang dipimpin oleh Pak Martadi, doa untuk saudara kita, Anwar Sahid (angkatan 2006) yang malam ini telah dipanggil Allah SWT, doa untuk Pak Sugiharto, Pak Didi, Pak Herwanto, dan doa untuk kita semua.

Ya Allah, sesungguhnya Engkau tahu, bahwa hati ini telah berpadu dalam beribadah kepada-Mu..
Kekalkanlah ukhuwah ini hingga di Jannah-Mu kelak…

Mtop, 25 Mei 2005
2 minggu lagi pendadaran…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s