Garuda di Dadaku*

malam perpisahan di Pulau Pramuka...

malam perpisahan di Pulau Pramuka...

‘Jar kali ini aa mau cerita banyak tentang kamis yang begitu mengagumkan ini. Klo temen-temen yang udah pada nonton KCB pasti tahu scene saat si Anna bertanya kepada seseorang yang telah menolongnya, “Mas, namanya siapa?

“Abdullah”, jawab si penolong sambil lalu, dan masuklah intro “Ketika cinta bertasbih…”

Yah, maka hanya ucapan tasbihlah yang pantas untuk mengungkapkan kamis gw ini, Subhanallah. Hmm, bener banget tuh firman Allah yang berulang kali disampaikan dalam Surat Ar Rahman, “Maka nikmat Tuhan manalagi yang hendak kamu dustakan”

Oke, kali ini aa mengawalinya dari sebuah tips yang terbukti begitu manjur ‘Jar. Hmm, jadi salah seorang teman pernah berkata bahwa dakwah itu melelahkan, maka diperlukanlah energi yang begitu besar. Ada yang tidak sepakat? Oke, gw anggap semuanya sepakat deh. Nah, terus gimana caranya biar kita punya energi besar tersebut. Hmm, klo anak-anak KU pasti menjawabnya dengan ilmiah, “Yah, tentu saja dengan makan-makanan yang bergizi”. Cerdas. Tapi itu saja nampaknya kurang teman, karena anak-anak Da’awi pasti akan menambahkan dengan pernyataan berikut,

“Ketika kita membutuhkan energi besar untuk berdakwah, maka hendaknya kita mendekatkan diri dengan Allah. Yah, karena Allah-lah yang akan memberikan kita kekuatan besar itu. Semakin dekat kita dengan-Nya, maka akan semakin besar pula keyakinan kita bahwa segala rintangan dan tantangan dalam dakwah dapat diatasi, karena kita yakin bahwa Allah bersama kita, Innallahu ma’anna.”

Nah, jadi barangsiapa yang ingin harinya dilancarkan dan dimudahkan, maka QL deh malam harinya, karena kamis ini saya berhasil membuktikannya. Dan kesuksesan pertama itu bermula dari futsal bersama teman-teman IM3 (Ikatan Masyarakat Mahasiswa Madani) di Soccer Bebaqaran selama dua jam sejak j6-j8 pagi. Wah, pokoknya seru banget deh ‘Jar. Hmm, walaupun sayangnya aa gak berhasil menemukan partner sebaik Fajar yang mampu menyelesaikan semua killer pass dari aa. Fuih, bahkan sempat frustasi saat rekan seteam aa berkali-kali membuang peluang emas di depan mata. Wuah!!! Kayaknya aa udah memberikan umpan yang paling matang dan lezat deh, hanya tinggal di-finishing touch aja koq sebenarnya. Hhh, tapi sayang sekali teman, saat Fajar udah gak ada, si Agung juga gak bisa ikut futsal pagi ini karena ada ujian. Yah, jadilah permainan bareng Cah Syamsi, Riko, Boy, Rezki, Roby, Mujib, Chris, Qadar, Mas Aziz, Dimas, Rezalino, Heri, Ritno, Rito, Wisnu, Hanif dan SBY menjadi permainan yang cukup menghibur dan membuat gw geregetan setengah mati.

Yah, futsal kamis pagi ini cukup, kita lanjutkan nanti senin pagi di tempat dan jam yang sama. Hmm, jangan lupa ajak yang laen yah! Dan gw ijin telat karena paginya ada tahsin dulu. Af1.

Sesi Kedua : Never Ending Fighting!!!
Hmm, itulah sesi pertama yang cukup melelahkan teman. Yah, tetapi bukankah setelah selesai satu amanah, akan ada amanah selanjutnya yang menanti untuk diselesaikan. Dan gw sama Roby langsung cabut, balik dan hunting Tarbawi edisi 28 Mei 2009 di tiga lokasi yang berbeda. Pertama, toko buku sebelah MM. Hmm, bagus banget, belum buka. Kedua, loper koran di depan Tazkia. Hmm, bagus juga, edisi yang itu udah gak ada. Dan ketiga, kos-nya Abe. Hmm, sayang juga, dia gak punya. Serius deh, gw penasaran banget sama isinya, kayak apaan sih. Penasaran gw sama hikmah yang nanti bisa gw ambil, semoga aja tepat. Fuih, gak bakal nyerah sebelum kalah, gak bakal mundur sebelum hancur, tuh majalah bakal gw dapetin, insyaallah!!!

Oya, setelah misi itu gagal, gw masih ada beberapa gawean di Mtop. Apakah itu? Yah, pekerjaan rumah yang biasa dilakukan oleh anak kos tentu saja, mencuci. Hmm, bukannya gak ingin berbagi rezeki dengan tukang laundry, tapi klo gak nyuci sendiri yah agak gak heroik aja sih menurut gw. Yah, selain kondisi finansial tentu saja. Dan alhamdulillah, tepat sebelum Dzuhur, cucian gw udah resmi dijemur di tengah panasnya sinar si raja siang yang memancar dengan terang benderang (alah, lebay).

Lalu setelah mencuci, maka agenda BIMO pun sudah menanti. Yah, mungkin tepatnya BIMO ikhwan. Apakah itu? Hmm, apa yah? Ada yang tahu tanggal berapa kamis ini? Nah, karena kamis ini tanggal 18 Juni 2009, tepat seminggu setelah premiere KCB, tepat enam hari setelah milad gw, ada premiere film baru lagi teman. Nah, inilah dia film yang menjadi judul besar tulisan gw kali ini….

GARUDA DI DADAKU

Yee!!! Inilah film yang gw banget deh pokoknya. Sepakbola dan nasionalisme. Wah, gak boleh sampai dilewatkan terlepas dari boleh tidaknya kita nonton di bioskop, terlepas dari ntar abis Maghrib gw LQ, terlepas banyak sedikitnya anak-anak yang mau nonton bareng, pokoknya nih film wajib gw tonton, terlepas dari definisi wajib itu sendiri apa. Yah, hati kecil gw terusik saat melihat cuplikan filmnya. Saat tokoh Bayu berkata lantang kepada pelatihnya,

“Saya ingin lolos seleksi timnas u-13, dan memakai lambang garuda disini (sambil menunjuk dadanya)”

Wah, ini baru heroik! Ini baru nasionalisme! Ini baru film Indonesia! Inilah yang akhirnya menjadi inspirasi buat gw and Roby tuk hunting nih tiket hingga ke Cinema 21 di AMPLAZ karena di XXI gak ada. Yah, siang hari yang panas di Jogja jadi gak kerasa setelah akhirnya kita jadi memesan 11 tiket buat nonton Garuda di Dadaku pukul 21.20 nanti. Oke, gw tunggu di AMPLAZ jam 9 yo! Rezki (meski akhirnya di ganti Uut), Roby, Agung Rahmanto, Roby, Riko, Andri, Fuad, Mas Aziz, Boy, Rezalino dan Fajar (yang akhirnya tanpa alasan yang jelas juga gak jadi dateng) !!!

Injury Time…
Oke, terakhir, setelah mission complete, gw ama Roby nongkrong dulu di Gramedia untuk mengintip dunia lewat jendelanya. Wuah!!! Seneng banget baca buku di sini! Puas bener dah ah!! Yah, tapi sayangnya waktu jua yang membatasi kita, karena kita juga kudu singgah barang sejenak di BPKP. Hehehe, biasa, urusan bisnis! Lalu setelah selesai itu semua, tepat saat Adzan Ashar berkumandang, gw and Roby udah tiba di Mtop. Ashar di Al Iman dan have a rest dengan menyaksikan sebuah pertandingan Indonesia Open yang begitu luar biasa seru dan menegangkannya. Fuih, two thumbs up buat Markis Kido dan Hendro yang berhasil menuntaskan perlawanan ganda Singapura asal Indonesia Hendra dan Hendri dengan rubber set 21-11, 18-21 dan 21-18. Fiuhhh, hampir aja kalah, tapi beruntunglah gak jadi. Yah, sungguh kamis yang menakjubkan bukan!!!

Dan gak kerasa udah mau Maghrib. Hehehe, udah mau buka puasa nih. Dan tepat setelah nge-blog, cek email dari Ust.Salim (wah, keren banget Menari di Atas Batas-nya ^_^) dan meng-invite salah seorang teman tuk gabung di milist, adzan Magrib berkumandang, berbuka, dan dilanjutkan dengan LQ di daerah Plemburan. Beuh! Perfect banget deh, kita ngaji dulu sebelum nonton Garuda di Dadaku. Yah, tentang LQ gw ini kayaknya gak perlu diceritain deh, mending kita langsung jump to “Garuda di Dadaku”

Epilogue
‘Jar, sebenarnya ada yang kurang dari kamis ini. Yah, sekali lagi aa hanya bisa berbagi cerita ke Fajar, tanpa aa pernah tau bagaimana keadaan Fajar disana. Tapi aa yakin insyaallah Fajar tenang disana, karena Allah pasti sayang Fajar, makanya Fajar yang dipanggil duluan. Yah, filmnya keren banget ‘Jar!!!

Persis ketika aa dulu masih kecil. Latihan dribel bola, passing, nahan, gocek, sprint, dan dasar-dasar lainnya. Wah, aa gak nyangka klo basic science yang diajarin Bang Amin (pelatih kita ^_^ ‘Jar), ternyata sangat berharga sekarang. Aa jadi lumayan bisa maen bola dengan baik dan benar. Aa juga jadi paham klo kita emang kudu berolahraga untuk menjaga kesehatam. Aa juga jadi seneng banget sama si kulit bundar ini ‘Jar! Yah, sama seperti Bayu dan Heri yang bersahabat karena sepakbola, maka aa juga pengen banget persaudaraan kita di lapangan hijau akan terus berlanjut hingga di Jannah-Nya kelak.

“Aa mau jadi orang baik ‘Jar! Aa bakal terus berjuang hingga khusnul khotimah! Yah, karena dengan cara itulah aa nanti bisa bersua lagi dengan Fajar di Jannah-Nya. Doakan aa ‘Jar!!!

Mtop, 19 Juni 2009
I luv ‘u ‘coz Allah ‘Jar

*dedicated for football lovers ^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s