Sipil CUP 2009

Menang, menang dan hanya menang. Yah, tiada pilihan lain selain menjadi pemenang. Nah, alasan inilah yang akhirnya melandasi kita (anak-anak 2004 perikanan) untuk ikut turnamen Sipil CUP 2009 ato Concrete CUP 2009. Yupi, turnamen terakhir ini kudu kita juarai.

Dan untuk menyambut kemenangan itu, jelas kita perlu latihan setiap hari dan jangan lupa minum Milo (lho?!?!). Hehehe, gak ding, becanda. Yah, akhirnya kita pun memang hanya sempat berlatih dua kali. Pertama sebelum TM, lawan RJ. Hmm, hasilya dapat ditebak, kita terlalu tangguh bagi Uda Igun, Rito, Anggi dkk. Kemudian kedua pasca TM, kita pun berlatih internal 8 vs 8 (eh, 4 vs 4 deng) di tempat futsal mahasiswa kere, Selma Futsal, Seturan. Yah, minus Kentung yang diganti Ali, latihan for on for (wuah!!! jadi inget SPLASH pas Fiesta dulu nih ^_^) kali ini pun cukup lumayan.

Kemudian, jeng3x….

First match melawan Crocodille akhirnya tiba. Oya, ada cerita menarik ttg Crocodille ini. Hmm, saat gw and Satub TM, kita hanya sempat kenalan sama satu orang peserta TM, namanya Boy, anak Akutansi UII 2005. Hmm, gayanya kayak Cristiano Ronaldo, pake anting di telinganya, stylish juga dan kayaknya jago futsal deh. Nah, si Boy cerita juga klo teamnya dia itu udah sering ikut turnamen dan biasanya juga mereka latihan di Forza Futsal. Hmm, bagus2x, nampaknya nih team emang kudu dihindari klo bisa.

Tapi apa lacur teman. Drawing yang diwakilkan si Satub ternyata mempertemukan kita dengan Crocodille. Nah, ternyata si Boy itulah perwakilan dari team Crocodille. Wuah!! bagus bener, emang dasar Satub (Sa=Ba; Tub=Gus). Yah, kita berdua pun langsung bersikap dingin terhadap si Boy yang menjadi calon lawan kita itu. Hehehe, gak ding, biasa aja kalee. Hmm, malahan kita sempet kepikiran untuk gladi resik lawan tuh Crocodille, tapi akhirnya kita urungkan niat aneh bin gak jelas tersebut.

Oke, back to the story. Yuhu, pertandingan pun dimulai 5 lawan 5 (la iya lah, klo 11 lawan 11 mah lapangan gede kalee). Dan inilah starting line up kita.

Kiper : Akbar

Striker : Tama

Tengah : gw

Bek : Aldin dan Satub

secret weapon : Irvan, Kentung, Minan

Nah, di awal2 pertandingan, kita sangat grogi sekali. Parah bener deh permainan kita berlima. Dan bener aja, saat akhirnya diserang, gw dan Aldin kebingungan plus ketetaran. Pemain lawan yang menurut gw harusnya jadi tanggung jawab Aldin berhasil nge-shoot dan gol. Gak sopan! Udah gitu si Akbar malah nyalahin gw lagi, katanya sih tuh orang harusnya jadi tanggung jawab gw. Yah, tapi sudahlah. Kita pun tertinggal 0-1.

Tapi gak lama kemudian, kita kembali tertinggal 0-2. Kembali si Aldin berkontribusi besar. Lewat tendangan penjuru, dengan bebasnya salah seorang pemain lawan yang lepas dari kawalan si Aldin kembali dengan mudahnya menjebol gawang yang juga tidak terkawal dengan baik. Wuah!!! Panik-panik!! Masak 20 ribu per orang kita terbuang sia-sia sih! Gak mau gw!!

Dan akhirnya kita pun bangkit. Aldin mengeluarkan dirinya sendiri, diganti Minan (hahaha, lucu bener lu ‘Din). Melalui sebuah fast break, dan setelah kemelut hebat, si Satub akhirnya berhasil memperkecil kekalahan 1-2 melalui sundulan yang chaos abis! Kemudian giliran gw yang menyamakan kedudukan melalui sebuah fast break kembali. Tendangan keras setelah menerima umpan Satub klo gak salah berhasil masuk dan gol! 2-2 kedudukan akhirnya. Hmm, tapi itu belum berakhir teman. Lewat tendangan penjuru yang diambil Satub, gw dapet umpan yang pas bener. Face to face dengan kiper, dan gw berhasil mengecoh kiper yang mengira gw bakal ngasih umpan. Hohoho, kanan gawang kosong, so gw shoot aja, dan gol! 3-2 kita berbalik unggul. Terus gak lama kemudian berakhirlah babak pertama.

Hei, tapi itu belum berakhir teman, si Tama yang kembali bermain di babak kedua malah mencetak hattrick. Si Minan pun gol-in satu. Bermainnya Kentung dan Irvan di babak kedua akhirnya berbuah hasil akhir yang spektakuler, sama spektakulernya dengan berbagai penyelamatan yang dilakukan si Akbar! Yah, kita pun menang cukup telak 7-4. Alhamdulillah. Lolos deh ke8 besar besok di waktu dan tempat yang sama. Fuih, sekali lagi, alhamdulillah.

Oke, begitu dulu kawan. Kayaknya emang saum itu membawa berkah deh. Dan kemenangan ini gw dedikasikan special buat saudara seiman gw di Xinjiang yang menjadi korban kebrutalan pemerintahan komunis Cina. Yah, Fishery Futsal CLub (FCC) kudu juara, ato tidak sama sekali. Now or never.

My Lovely Room, 13 Juli 2009

kadonya kemenangan ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s