Obituari Mimih

selamat jalan yah 'mih...
selamat jalan yah ‘mih…

‘Jar, dalam satu bulan terakhir ini, aa sudah mendapatkan tiga kali nasehat kematian. Pertama, saat bapaknya temen aa di BIMO, meninggal akibat kecelakaan, kemudian saat Pak Ade juga meninggal selepas Badminton, dan ketiga saat aa baru saja tiba di Jakarta, senin dini hari ini. Yah, mimih meninggal ‘Jar, di Kuningan sana.

Mimih, nenek dari bapak yang selalu baik pada cucunya ini memang sudah sepuh ‘Jar. Kata bapak umurnya sudah lebih dari 70 tahun. Sedih ‘Jar, karena aa gak bisa melihatnya tuk kali terakhir. Sama seperti saat Mama’ (kakek dari mamah) juga meninggal ‘Jar, aa juga gak sempat bersua dengan beliau.

Mimih akhirnya dimakamkan di Kuningan ‘Jar. Di kampung halaman kita. Hhh, sepilah sudah desa ayah saya itu. Kakek dari ayah saya sudah meninggal sejak lama, maka sosok mimihlah yang selalu menjadi kerinduan saat kita pulang mudik. Sosok nenek yang baik hati ‘Jar. Pasti klo kita mau maen ke kampung dari Ibu (desa Malaber), mimih selalu berpesan, “Udah, nginep di Krucuk (red-desa ayah saya) aja”

Maka tiada lagi yang akan saya temui di Krucuk sana. Maka Desa Kalapagunung asal ayah saya kini benar-benar telah hening. Sepi. Tiada lagi kehangatan seorang nenek disana. Tiada lagi senyum beliau saat menyuruh kita makan, meminta kita untuk lebih memilih Krucuk daripada Maleber, tiada lagi seseorang yang selalu saya rindukan ketika pulang kampung nantinya. Maka seperti Maleber yang sepi selepas Mama’ pergi, Kalapagunung kali ini benar-benar telah pergi ketika mimih tiada.

“Ya Allah, rasa sayang seorang nenek terhadap cucunya katanya melebihi rasa sayang terhadap anaknya, maka hamba pun hanya bisa berdoa tuk keselamatan beliau di akhirat sana. Ampunilah dosanya, lapangkanlah kuburnya, dan terimalah dia di sisi-Mu. Bersua dengan kakek, Pak Ade dan Fajar, di Jannah-Mu. Amin.”

Selasa, 20 Oktober 2009
tuk mimih, aa akan selalu menjadi cucu terbaikmu ^_^

One thought on “Obituari Mimih

  1. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un
    sesungguhnya manusia itu hanya yang mungkin ada dari ciptaan-Nya. dan yang mungkin ada hanya akan kembali kepada Yang Ada. dan semoga kembalinya itu dalam keadaan yang husnul Khatimah…

    begitupun dengan kita akhi….ukhti….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s