Speechless Jogja

Great JogjaDulu gw sama sekali gak pernah berpikir bakal berkarya di Jogja. Asli, kota ini bener-bener hikmah tersembunyi yang diberikan Allah di tahun 2004 silam. Dan sekarang, enam tahun kemudian, gw gak bisa berkata apa-apa tentang Jogja.

Seperti gw belum bisa bercerita banyak saat perpisahan BIMO, seperti saat gw harus ninggalin Jakarta, IKRAR, 14 dengan begitu berat hati. Maka Jogja kali ini begitu mengharu biru. Seperti sepotong episode-nya Edcoustic, seperti Sebuah Kisah Klasiknya Sheila on Seven. Ah, speechless gw dibuatnya.

Yah, semoga gw bisa istiqomah di jalan-Nya, agar kelak gw bisa bertemu kembali dengan saudara-saudara hebat yang gw temui di Jogja. Yups, klo kita gak sempet ketemu di Jogja, di Indonesia, ato di luar negeri sana, semoga kelak kita bersua di surga-Nya. Maka yakinlah, klo surga itu buat kita, buat orang yang senantiasa ikhlas beramal dunia dan akhirat.

Jogja, 3 Januari 2009

Buat seluruh saudara gw di Jogja…

4 thoughts on “Speechless Jogja

  1. amin…

    yg bilang itu bener banget bos! jumat sore tertanggal 1 januari- minggu sore tertanggal 3 januari…

    yah, makanya tak posting last jogja.
    oya, gmn kabar bimo?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s