1st Day: 1st Impression

Jangan pernah takut mempercayakan masa depan yang belum anda ketahui, kepada Allah yang telah anda ketahui. Jadi, tetep semangat dan bekerja keras ya! ^_^

Yups, bahagia selamanya. Kayaknya gak bakal sempet deh klo gw bercerita teramat spesial ttg kebahagiaan yang bersifat selamanya. Yups, like message from my pren, gw percaya klo Allah bakal ngasih kebahagiaan itu klo kita percaya, berdoa dan berusaha. Itu sih intinya.

Seperti hari pertama ini. Hari pertama gw OJT di BNI Syariah Surabaya. Hanya satu kata teman! Wow! Great! Alhamdulillah. Ternyata disini menyenangkan sekali teman. Sangat menyenangkan. Gak kalahlah sama yg di Jak-Ut, Makasar, Medan, Malang, apalagi Batam. Yups, masing2 cabang punya ceritanya sendiri, dan di Surabaya, itulah yang terhebat, karena disana gw menjadi pelaku sejarah ^_^

Hmm, awalnya kita sudah bersua dengan arek2 yang bersahabat, ada Pak Adi Umum, Bu Pipit OM, Mas Azis, Pak Baroto Pembiayaan Khusus yang mirip Kang Abik, Pak Iwan, Pak Anto, Mba Dwi, Mba Fitri, Mba Lala, Mba Dian, Penyelia Pemasaran dan Penyelia Pembiayaan, dan masih banyak lagi yang saya belum kenal namanya (maafkan saya). Oya, satu lagi, PimCab yang cool, calm n confident abiez, Pak Edwin! Yah, kehendak Tuhan biasanya memang akan seseuai dengan prasangkaan hambanya. Maka Surabaya empat bulan kedepan, gw yakin bakal asoi geboi!!!

Nah, satu hal lagi yang menarik adalah bahwa, tanggal ini, 29 April, BNI Syariah juga tengah milad ke-10. Yuhu, maka melimpahlah rejeki kita hari ini. Just baca BPP ampe lumayan ngantuk, sharing dengan CSO, teller, penyelia pemasaran n bagian pembiayaan. Yaps! Semuanya menyenangkan klo kita buat senang, dan semuanya menarik klo memang kita tertarik. Ah, terlalu banyak hal yang pengen gw ceritain di hari pertama OJT ini, tapi waktunya gak cukup. Intinya sih, Surabaya itu asik ^_^

Dan setelah pengajian syukuran milad yang insyaallah barokah, malam ini pun menjadi semakin menarik karena Mirza-Kun ngajak gw muter sebagian Surabaya di kala malam. Utamanya sih ke St.Gubeng. Tapi sisanya, ternyata masih ada banyak anomali disana, mulai dari Patung Suroboyo jilid II yang sempat terbalik, SMA komplek yang melegenda, Tunjungan Plaza yang katanya belum ke SBY klo belum kesana, tempat nongkrong-nya Maho di Surabaya ternyata adalah di …, gedung2 bertingkat yang banyak amet plus Tugu Polisi n jalannya yang kayaknya hanya ada di SBY ini deh, Monumen Bambu Runcing, nasihat kematian dari ayah temennya Mirza-Kun (wah, ternyata di Surabaya bendera lelayu-nya berwarna putih dengan tanda cross merah di tengahnya), dan masih banyak lagi teman. Yah, ternyata Surabaya di kala malam sungguh eksotik. Hmm, tapi masih setingkat di bawah Jogja lah.

1st day; 1st impression. Kesan pertama begitu menggoda. Ato klo kata temen gw, slmat bertraining ria n have fun disana. Yah, tapi gw pikir gak sekedar jalan-jalan atau hanya berpusing ria dengan analisa pembiayaan, tapi ini semua ada hikmahnya, dan hikmahnya inilah yang akan menjadi bahan evaluasi disini, di blog gw ini, insyaallah, kebahagiaan sebelum dan sesudahnya, selamanya.

Rumahnya Mirza-Kun, 29 April 2010
Saat Inter lolos ke final dan menantang Muenchen

Advertisements

4 thoughts on “1st Day: 1st Impression

  1. 100!

    bener bos, buruan yo..
    khawatirnya nanti, “Basi, madingnya keburu terbit (AADC mode on)”

  2. ckckc, blogger yg aneh..
    oiya, nanya yg ttg justify tulisan di WP donk!
    sesama pengguna theme yg sama di WP kudu saling membantu nih…
    GPL yah bos!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s