Wednesday part II

Oke, setelah selesai nasabah 1, atau lebih tepanya calon nasabah, ato prospektif, ato candidate mudharib atau apalah namanya itu (hehehe), saatnya kita melaporkan ttg calon nasabah berikutnya. Here you are :

Nah, mari kita berlanjut ke nasabah 2. Sebut saja Mr.S, bukan nama sebenarnya. Usahanya jelas! Supplier minuman sari buah. Beliau ngambil langsung dari pabriknya di Malang. Kemudian di taroh di gudangnya di Surabaya, deket sama rumahnya. Yups, awalnya dia bisnis ini adalah dari mantan bos-nya waktu bisnis alat2 kesehatan. Setelah alat2 kesehatan itu bangkrut, dia pun tertarik dengan bisnis baru bosnya itu, buat minuman sari buah dengan pabriknya yang ada di Malang. Si Mr.S ngecek langsung ke Malang, benar adanya, dan jadilah dia bisnis itu.

Oiya, beliau ngambil barang dengan sistem bayar mundur. Jadi ngambil barang dulu, baru klo laku dia setor. Nah kemudian barangnya itu disalurkanlah ke luar Jawa, antara lain, Bangka Belitung, Riau dan sekitarnya (ntar kita cek lagi deh!). Nah, klo yg ini sistem pembayarannya gw juga masih bingung, apa bayar mundur juga atau gimana? Trus di ngirimya rutin apa gak? Berapa banyak biasanya? Transportnya gimana? Dan segala tetek bengeknya itu seperti apa? Fuih, santai bro! Tinggal dicari doank kan informasinya!

Oiya, mengenai legalitas usaha, karena masih home industri dan juga belum ada setahun (6 bulan) bisnisnya, beliau belum ada SIUP dan sejenisnya itu. Tapi bisa koq buat pake SKDU (Surat Keterangan Domisili Usaha) dari Kelurahan atau Kecamatan setempat. Tinggal proses aja deh kayaknya. Lalu ttg laporan keuangan, kayaknya belum bankable banget deh. Masih pake nota-nota gitu deh. Tapi ntar coba kita minta copy rekening tabungannya aja dulu tuk memastikan semuanya. Kemudian tak lupa juga kita memastikan ke Bosnya di Malang dan para salesnya.

Nah, selanjutnya ttg peruntukan pembiayaan. Nah, klo tadi Mr.I adalah untuk membeli barang elektroniknya, maka Mr.S minjem sekitar 50 juta adalah untuk beli mobil tuk operasional salesnya. Mungkin untuk ngambil barang di Malang, trus nganter ke luar Jawanya gitu kali yah? Gak tahu juga sih gw, ntar ditanyain lagi deh! Nah, 50 juta itu sih katanya buat beli dua mobilnya. Hmm, jelas2 murabahah nih, bisa TUS or WUS! Tapi sekali lagi yah, kita kudu verifikasi screening awal ini dan segala tetek bengeknya. Oiya, ada satu pertanyaan lagi yg tersisa! Klo ngajuin WUS/TUS ini, nasabah juga kudu ngisi form aplikasinya kan yah? Kayak flexi itu loh! Ah, ntar tanyain lagi deh!!!

Nah, terakhir, ttg agunan. Ini kayaknya yang cukup memberatkan! Katanya sih rumah tinggalnya. Tapi lokasiny di pinggir kali. Isunya sih rawan relokasi. Yah, ntar cek lagi deh! Sekalian taksasi dan lain sebagainya. Siap laksanakan teman!!!

Hmm, terus apalagi yah? Bingung nih gw jadinya!!! Yah, mungkin segitu dulu aja deh. Make it simple aja ok! Semangat!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s