Banjarmasin, I’m in love!

Sabtu. 28 Agustus 2010. Kembali saya mengukir sejarah perjalanan hidup. Kembali saya terbang melayang jauh. Kembali saya menginjakkan kaki di perantauan. Yah, kali ini, tanah Borneo, kota Banjarmasin.

Teman, saya mendapatkan berita tentang Banjarmasin tepat seminggu silam. Saat sedang singgah di tanah Jogja. Sabtu pagi itu kabarnya terdengar, evaluasi lapangan di Banjarmasin. Hmm, maka tiada kata selain dengar dan taat. Dan memang nampak sempurna teman, pekan itu saya juga mengakhiri lima tahun petualangan di tanah Jogja. Yah, someday, I’ll go back to this city, pulang ke kotamu, Yogyakarta.

Hei, tapi sebelum akhirnya saya jatuh cinta dengan Banjarmasin, saya perlu menceritakan tentang Surabaya. Kota tempat saya On Job Training dan In Service Training selama empat bulan. Dan kisah singkat empat bulan di Surabaya juga terlampau indah teman. Terlalu singkat bahkan. Hanya membuat sedih jika harus mengingatnya. Yah, kembali saya harus mengucapkan sayanora kepada Bapak-Ibu Mirza Kun, tempat dimana saya merasakan kehangatan sebuah keluarga, feels like home! Kembali saya harus berpamitan dengan teman-teman seperjuangan di BNI Syariah Surabaya, cabang terbaik dengan segala ceritanya, speechless. Dan kembali saya harus transfer dari kelompok malam sabtu saya di Surabaya, just wanna says afwan wa jazakumullah akhi.

**

Kota seribu sungai. Kota seribu masjid. Begitulah kota ini dikenal. Banjarmasin, negeri orang Banjar. Terkesan saya saat pertama tiba di Bandara Noor Syamsudin. Yups, it’s my trip! It’s my traveling! Sangat tidak baik jika masih mengingat jutaan kenangan di tanah Jawa sana, di Jakarta, di Jogja hingga di Surabaya. Yah, maka saya buat satu folder besar, kemudian shift+del. Terhapus sudah semuanya! Tapi insyaallah saya telah mengambil seluruh hikmahnya teman.

Nah, kalau ada film Eiffel, I’m in love. Maka saya ingin berteriak lantang di hari pertama saya menginjakkan kaki di kota ini :

“Banjarmasin, I’m in love!!!”

Tidak perlu waktu lama untuk jatuh cinta. Ah, lebih tepatnya adalah saya harus berpikir positif tentang kota ini. Tentang semua skenario yang tengah Allah susun untuk saya. Saya yakin. Yakin 101% kalau Banjarmasin akan menorehkan seribu makna dalam sejarah hidup saya. Banjarmasin akan menceritakan seribu kisahnya pada saya. Dan hari ini, saya akan memulai kisah itu, bismillahirrahmanirrahim!

Maka doakan saya teman!

Banjarmasin, 29 Agustus 2010
love will find you, if you try…

Advertisements

4 thoughts on “Banjarmasin, I’m in love!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s