Nostalgia

Jauh-jauh terbang ke Banjarmasin, ternyata bersua kembali dengan sahabat lama waktu KKN di Bintan dua tahun silam. Sempit. Ternyata dunia ini memang sempit teman. Selalu saja bertemu dengan sahabat lama. Maka seperti tembang kenangan di tahun 70-an, ahad pertama saya di Banjarmasin pun bertemakan nostalgia dengan kawan lama itu.

Hmm, kalau Edcoustic bersenandung syahdu tentang Sepotong Episode Masa Lalu, maka buka puasa kali ini ramai dengan cerita-cerita lama kala di Bintan dulu. Jika kemarin saya berbuka dengan sahabat-sahabat baru di BNI Syariah Banjarmasin, maka kali ini saya janjian untuk buka puasa bersama sahabat lama di Sub Unit Kawal KKN Bintan 2008, Neeta, alumni Psikologi 2005.

Duta Mall akhirnya jadi tempat janjian. Yah, saya harap sih dia barengan temennya gituh, karena gak asik aja kalau hanya berdua nantinya. Dan ternyata memang benar, dia bersama teman kantornya, alhamdulillah, ada juga orang ketiganya. Jadi lebih nyaman deh edisi buka bersama kali ini. Hmm, menikmati sisi lain modernitas Banjarmasin nampaknya tidak masalah teman!

Yups. Inilah pusat nongkrongnya kawula muda Banjar. Padat dan ramai pusat perbelanjaan ini. Sempat hampir tersesat saat menuju kemari. Telat beberapa menit dari janji jam 6. Tapi akhirnya ketemu juga di Gramedia. Hohoho, Gramedia, toko buku, tempat yang selalu menarik untuk dikunjungi. Insyaallah November nanti saya akan kembali kesini, untuk membeli karya ketiga Tere~Liye dari edisi tetralogi cerita kanak-kanaknya, setelah Pukat dan Burlian. Yah, insyaallah.

Nah, tahukah teman? Duta Mall memang selalu ramai di saat-saat seperti ini, mungkin berkah Ramadhan kali yah? Kita sempat kesulitan mencari tempat makan. Tadinya mau di Solaria, tapi gak khas Banjar banget. Akhirnya kita pun memilih di foodcourt lantai atas, di teras luar, beratapkan langit. Subhanallah! Keren banget deh pokoknya! Inilah yang saya katakan luar biasa, menikmati malam sambil bernostalgia. Tentang sejuta hikmah kala kuliah kerja nyata di Pulau Bintan dua tahun silam. Yah, ternyata kita benar-benar merasakan hikmah itu sepenuhnya setelah dua tahun. Begitulah hebatnya nostalgia, bukan sekedar euforia masa lalu tanpa makna, tapi mencoba mengingat kembali pelajaran di masa lampau yang kelak akan berguna di masa depan nanti.

Yah, sayang saudara Yoga tidak bisa hadir. Rekan KKN Bintan 2008 yang memimpin Sub Unit Teluk Bakau ini berada di Tanjung, empat jam perjalanan dari Banjarmasin. Beliau tinggal bersama istrinya yang memang orang Banjar. Hmm, insyaallah lain waktu kita akan singgah kesana saudara. Nah, kemudian rencana besar yang akhirnya tercetus dari nostalgia singkat ini adalah sebuah reuni akbar di Bintan nanti, Agustus 2011, saat Trekkking Gunung Bintan dan Pesta Durian kembali bergulir. Hebat! What a great plan! Semoga Allah memudahkan langkah kita untuk menjalin silaturahim kembali. Amin.

Dan akhirnya memang waktu jualah yang mengakhiri silaturahim kali ini. Insyaallah saya juga mendapatkan beberapa kontak person teman-teman lain yang belum sempat terhubung. Alhamdulillah, semoga kisah ini dapat menginspirasi saya untuk menyambut hari esok, yups, hari pertama evaluasi lapangan di BNI Syariah Banjarmasin, bismillah!

Banjarmasin, 29 Agustus 2010
~guru terbaik adalah pengalaman

Advertisements

4 thoughts on “Nostalgia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s