Kisah Anak-Anak SMP di Indonesia : Hot Issues!

Sekolah Menengah Pertama. Udah lama banget gak bersua dengan kata-kata ini. Telah berlalu satu dasawarsa lebih masa itu. Yah, karena ajakan seorang blogger jogja-lah gw coba untuk ikut berkontribusi di gerakan semacam ini. Sebab apa, sebab anak FLP selalu berprinsip pada “Menggapai Takwa dengan Tinta”. Sebab gw juga adalah seorang kakak yang adek-adeknya masih tergolong di kisaran usia ini. Yah, semoga temen2 blogger yg laen juga ikutan. Temen2 gw di writter club (klub menulis) juga ikut yak! Nah, maka inilah sedikit cerita gw tentang anak SMP (atau SLTP-lah, sama aja).

Definisi SMP
Gw dapet definisi yg keren banget tentang anak-anak di usia ini. Mereka adalah remaja labil. Yah, remaja tanggung. Mo dibilang bocah, udah baligh sebagian, mo dibilang dewasa, tapi masih menengadahkan tangan kepada orang tuanya. Yah, apalagi di kota-kota besar yang sudah pasti gaol abiz! Maka gambarannya tidak jauh berbeda dengan yg ada di sebagian besar televisi kita. Alay abiz!

semacam gerakan2 di FB gt deh ^_^

semacam gerakan2 di FB gt deh ^_^

SMP. Kisaran usia 12-15. Sempet kaget juga ketika tahu bahwa saat kita gooling SMP, maka citranya adalah negatif. Hmm, kalo remajanya aja kayak gitu, masa depan bangsa ini sudah terlihat akan seperti apa. Nah, apa sebab ini semua bisa terjadi? Klo gw dapet waktu mentoring di SMA, ini semua adalah buah dari Ghozwul Fikr atau perang pemikiran. Nah, apalagi tuh?

Oke, gw coba menjelaskan dengan bahasa yang paling sederhana buat kalian semua. Semoga bermanfaat dan mudah dicerna.

Sejarah itu bermulai dari…
Pernah dengar Indonesia yang dijajah 350 tahun lamanya oleh Belanda (terlepas dari kontroversinya), kemudian disusul Jepang 3,5 tahun? Gw yakin kalian pasti pernah denger. Lalu pernah denger tentang sejarah perang Aceh yang melibatkan dua sejoli yang melegenda Teuku Umar dan Cut Nyak Dien (seinget gw, mereka emang suami istri, tp klo salah tlg dibenarkan). Nah, di perang ini Belanda mengalami kerugian yang luar biasa! Perlawanan dari rakyat Aceh sungguh luar biasa. Apa pasal? Orang Aceh yang memang religius menjadikan perang ini sebagai perang suci membela tanah air, perang melawan penjajah kafir Belanda! Dan seperti sirah Nabi Muhammad SAW berkisah, maka peperangan macam ini memang tidak akan pernah masuk logika manusia biasa. Ada pertolongan Allah disana. Dan tahukah kalian kenapa akhirnya rakyat Aceh kalah juga?

Jadi begini ceritanya. Belanda akhirnya mengirim seorang orientalis bernama Snockhourge (gw lupa yg bener apa). Tapi namanya seperti itulah. Si Mr. Snockhour ini adalah seorang intel kelas kakap yang telah naik haji, mempelajari budaya Islam, kebiasaan orang aceh dan masyarakat Islam Indonesia pada umumnya. Dan kesimpulannya sungguh luar biasa.

1. Jangan pernah perang fisik melawan orang Islam Indonesia.
for example, jangan pernah hancurkan masjid.nya, karena jelas akan memicu kemarahan

2. Jangan pernah juga mencela apalagi membakar Al Quran

3. Jangan pernah menghina nabi Muhammad SAW

4. Pokoknya jangan maen fisik, tapi hancurkan saja pondasinya. Jauhkan anak mudanya dari Al Quran dengan kehadiran lagu-lagu yang melenakan, dengan pakaian, life stlye yang jauh dari nilai-nilai Islam. Perkenalkan pergaulan bebas ala barat. Tapi biarkan mereka tetap Islam, tetapi hanya sebatas Islam KTP.

Dan hasilnya? Berhasil. Belanda berhasil mengalahkan pejuang Aceh. Berhasil memecah belah persatuan disana. Dan ini semua tidak lepas dari strateginya itu.

NOW!
Sekarang ini seperti itulah perang pemikiran digencarkan. Melalui Sport, Song, Fashion, Film, dan masih banyak lagi. Dan yang diserang adalah para remaja labil itu. Anak-anak SMP yang sedang sibuk mencari jati diri mereka sebenarnya. Yang selalu ingin mencoba, agak sedikit sok tahu, dan sangat bersemangat! Inilah yang diserang oleh semua pihak yang memiliki kepentingan untuk merusak masa depan bangsa Indonesia. Tinggal rusakin aja pemikiran anak-anak muda itu, gak perlu pake fisik, tinggal berantakin aja pola pikirnya. Tetep Islam, tapi sebatas KTP! Sebuah strategi yang menurut gw emang terlampau cerdas buat ngerusak generasi masa depan Indonesia tercinta.

Nah, anak-anak muda itu, tahukah kalian? Mereka semua itu mayoritas beragama Islam. Tapi gak tahu deh gimana shalatnya, bisa baca Quran apa enggak, pergaulannya seperti apa, hormat dan berbakti sama orang tua apa enggak. Itu baru sebagian besar pertanyaan mendasar. Tapi terus salah siapa? Salahkah mereka? Salahkah kedua orang tuanya? Salahkah sekolahannya? Salahkah pemerintah? Salahkah para aktivis dakwah? Ah, kayaknya gak perlu saling menyalahkan deh. Gw sendiri juga masih punya adek-adek yang masih sangat butuh bimbingan dari orang tua, dari kakaknya, dari lingkungan baik tentu saja. Sedangkan gw sendiri? Yah, gw juga tetap berusaha untuk menjadi orang baik, tidak hanya bagi diri gw sendiri, tapi juga bagi orang lain.

Yah, mungkin ini kisah sederhana tentang anak-anak SMP di Indonesia. Kisah yang mengharukan, seru, menggebu! Penuh semangat, cerita ria, balada duka. Pokoknya campur aduk deh. Tapi masih ada juga koq anak-anak SMP yang berprestasi di Indonesia. Hmm, tidak sekedar cerdas, namun juga shaleh. Gw masih yakin klo harapan itu masih ada.

Banjarmasin, 3 September 2010
dedicated for anak-anak SMP di Indonesia!

Advertisements

7 thoughts on “Kisah Anak-Anak SMP di Indonesia : Hot Issues!

  1. Pingback: Sebentuk Cinta Untuk Anak SMP: Sebuah Cerbung #1 « SaNg pRofeSoR MeLuKis duNia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s