HOMESICK!

Teman, dulu waktu masih di Surabaya, salah seorang sahabat yang OJT di Batam sering berkeluh kesah dengan kondisinya yang jauh berada dari tanah Jawa itu. Padahal saya mengenal sahabat saya itu sebagai orang yang paling tangguh, mandiri dan berdedikasi. Tapi ternyata dugaan saya itu meleset. Dia pun merasakan apa yang namanya rindu kampung halaman, tanah Jawa, Jakarta, homesick!

Nah, itulah yang sialnya tengah saya alami di akhir pekan ini! Sungguh menyebalkan! Suasana mudik itu membuat saya ingat tanah kelahiran, ingat orang tua, adik-adik dan semua nuansa silaturahim saat hari raya. Tidak bisa dipungkiri, saya benar-benar ingin pulang saat itu T_T

Lebaran di rantau. Jujur, sepanjang hidup belum pernah saya merayakan hari raya tanpa kehadiran orang tua dan keluarga. Lima tahun ramadhan di Jogja, tetapi selalu saya merayakan hari kemenangan itu di kampung halaman, Jakarta. Apalagi waktu masih bocah, pulang kampung ke tanah kelahiran, Kuningan, adalah agenda rutin bin wajib yang tiada terbantahkan. Menyenangkan, karena disana saya bisa bersua dengan kakek dan nenek. Aih, berkah silaturahim memang luar biasa teman!

Lalu saat ini, detik ini. Entah kenapa saya tidak menyukai Banjarmasin. Suasananya, orang-orangnya. Saya benci keadaan ini. Jauh dari keluarga ternyata sangat tidak menyenangkan. Sendiri itu ternyata menyebalkan! Rumah dinas sepeninggal Pak Jose jadi semakin sepi. Sungguh, saya sangat tidak menyukai suasana seperti ini.

Ya Allah, seorang Rasul saja sangat merindukan Makkah saat hidup di tanah hijrah Madinah, apalagi saya, seorang anak muda yang begajul seperti ini. Belum dewasa, tiada berwibawa dan belum mampu mengayomi siapa-siapa. Pasti ingin sekali kembali ke kampung halaman, tanah Jawa, kota Jakarta.

Senandung rindu dari tanah Borneo. Ingin merasakan lebaran di rantau ternyata mengandung konsekuensi perasaan. Bismillah, semoga homesick itu bisa terobati kala merayakan hari raya di Tanjung sana, tempat seorang kolega di Perikanan dan Kelautan UGM, sahabat ketika merantau dua bulan di Pulau Bintan.

Maka kembalilah ceria teman ^_^

Banjarmasin, 5 September 2010
Genap seminggu teman…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s