Crazy Triangle Part II

hadhci:
gmn tuh pak?

Arief Maulany:
prinsipnya ‘segitiga’, bentuk dan ukurannya bisa berubah setiap saat seiring waktu. Idealnya segitiga samasisi, dan ideal berikutnya segitiga itu kian membesar… Itu dulu paham?

hadhci:
paham2
tp 3 sisi itu apa aja?

Arief Maulany:
Nah di satu sudut ada kamu, sudut lain perusahaan, sudut ketiga masyarakat…ketiganya saling dihubungkan oleh kepentingan…harus ada saling beri…paham?

hadhci:
ahai!
keren pak..
trus hubungannya ama seni-budaya?

Arief Maulany:
nah kamu aplikasikan pengetahuan sain-tek mu, agamau di situ. Dari sisi perusahaan : hrs mendayagunakanmu utk dpt kepentingannya, tapi harus beri reward yg layak. Juga ingin cari untung dari masyarakat, tapi harus beri sesuatu juga ke masyarakat…begitu seterusnya, hakikatnya sama… Kembangkan aja, tapi jangan basis egoisme, harus ‘ibadah’ (niat baik, amal soleh..dst)…seiring perjalanan waktu (sejarah perushaan, riwayat kariirmu, sejarah masyarakat, dst) ukuran segitiga itu harus kian besar, konstant bentuk ssama-sisinya… Cukup kan

hadhci:
subhanallah……
like this ^_^^_^

Arief Maulany:
Nah kaitan dg seni budaya tadi, kamu bisa rancang konsep gedung kesenian, didirikan atas dana atau kontribusi perusahaan utk kepentingan masyarakat, bank dpt citra-nama baik dan trust…masyarakat dapat sarana berseni-budaya dst. dan kamu dapat prestasi-karir diiringi gajih+fasilitas yg menaik…dst. Itu konsep ta’awanu’alalbirriwataqwa juga (kerjasama dlm kebaikan dan ketakwaan)…dst tinggal kemas aja. Asal kePKS-anmu tidak membuatymu jumud aja

hadhci:
hahaha…
*point terakhir ttg ke-PKS-annya sangat menggelitik ^_^^_^

Arief Maulany:
Nah bila kamu masukkan PKS sebagai jalur karir sosialmu, segitiga jadi segi-4, idealnya ya sama sisi… Oh ya kenapa menggelitik?

hadhci:
usul yg bagus..

Arief Maulany:
selebihnya kamu kembangkan aja, selama di situ, dan kalau dipindahtugaskan ke manapun, intinya sama. Dan jadilah nanti kami anfaannas, ‘manusia paling bermanfaat’ dalam pesan Kangjeng Nabi itu…

hadhci:
sepakat sekali dgn point terakhirnya!
itu nasehat t’akhir alm. adik sy

Arief Maulany:
Mungkin ada soal, gedung seni-budaya macam apa. Itu sebaiknya gabungan seni-budaya lokal, islami dan moderen…seterbuka mungkin, tapi dengan menyisir dg elegan (jgn kasar) unsur-unsur musrik dan pornografinya aja…

hadhci:
yupi……

Arief Maulany:
Tadi…soal kePKS-an, menggelitik itu gmn tuh

hadhci:
oh, semalam sy baru saja mulai pengajiannya lagi..
-setelah 2,5 bulan menghilang >_<

Arief Maulany:
Hm jadi 'menggelitik'nya itu gmn

hadhci:
hmm, PKS bisa jadi salah satu unsur politik
tp memang caranya harus smooth….
dia hanya buah dari akar dan batang-

Arief Maulany:
Ya betul…Tapi akar dan batang dan buah ini dituntut berperan dalam republik ini. Apakah dapat melakukan peran dg baik, tergantung cara pandang PKS thdp republik ini…sebab ada romatika keterkaitan dg konsep global islam, yg kalau terlalu asyik di ditu, akan kehilangan akar, batang dan buiah di bumi ini. Prinsip dasarnya jangan Islam (serba Arab) lalu Indonesia, justru sebaliknya, karena kita lahir di bumi Indonesia dan dari hasil perkawinan sperma dan ovum Indonesia serta lahir dari rahim Indonesia, pertama-tama harus kita syukuri sebagai nikmat Allah bhw kita org Indonesia…baru terkoneksi dg Islam sbg instrumen pencerahan…

hadhci:
betul2 pak…
Islam kan universal

Arief Maulany:
Itu betul, kunci kemajuan PKS nanti, selain memegang keuniversalan nilai Islam, harus cerdas memegang juga nilai lokal (untuk level kamu kini: nilai Banjarmasin, seni-budaya, kearifan setempat dsb), atau lebih luas lagi nilai nasional Indonesia…Jangan mentang-mentang islam lalu jadi arab semua…

hadhci:
hahaha…
insy enggaklah pak…
sy kan dibesarkan dengan budaya jakarta
jd prinsip kita, gaul tapi syar'i ^_^

Arief Maulany:
Ya, kita masing-masing sudah punya kerangka…Bedanya walaupun sama mengklaim 'syar'i, namun ukuran kerangkanya bisa beda, ada yang sempit ada yg besar…

hadhci:
yups..
selama perbedaannya gak prisnsipil yah gak masalah-lah

Arief Maulany:
Hmh sebetulnya judgment mana yg prinsip dan tidak juga bisa berbeda, dan itu ikut membentuk kerangka baik bentuknya maupun ukurannya…

hadhci:
nice discuss pak =D
sy dzuhur dulu yah…
smg lain waktu kita bisa bersua lagi pak, bareng bang rahman n barnard mungkin (kayak waktu di jogja) ^_^

Arief Maulany:
Yups insyaallah

Banjarmasin, 7 November 2010
sambil translete tugas adek gw (lupa semua nih ttg bivalvia etc)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s