Pulang Kampung!

Sabtu pagi. Pagi-pagi sekali. Menjelang pukul 04.00 WITA saya sudah terbangun. Berkemas untuk menuju Jakarta. Yah, alhamdulillah. Akhirnya saya berkesempatan juga untuk kembali ke kampung halaman tercinta. Kampuang nan jauh dimato. Sekali lagi, yeah! Alhamdulillah!!

Sabtu pagi sekali. Saya sudah mempersiapkan diri untuk keberangkatan itu. Sudah sangat siap untuk berangkat. Pak Jose-Operational Manager- saja sampai bingung dibuatnya, “Wah, udah siap mas?”

Insyaallah. Meski semenjak pagi buta gerimis hujan sudah menyapa, the show must go on. Maka setelah QL, take a bath, sarapan mie, kita pun siap berangkat menuju BJS. Dan baru saja membuka pagar rumah, sudah ada BM yang stand by dengan mobilnya. ”Bareng aja ’Nji, gerimis gini?”

Hahaha. Pagi masih buta. Gelap gulita. Tapi BM dan OM sudah siap sedia (apalagi OM, sudah lengkap dengan jas hujannya). Maka kita pun dengan amat sangat terpaksa menampik tawaran BM, karena memang posisi kita sudah siap tempur, hohoho.

Yah, alhamdulillah. Menjelang jam 5 ternyata kantor sudah ramai dengan rombongan keluarga besar BJS Gaul! Sangat ramai, karena ternyata sudah satu rombongan mobil berangkat, karena ternyata saya dan Pak Jose cukup telat datangnya, hahaha. Dan tidak pakai lama, rombongan kedua berangkat! BM, OM, Om Ipul, Om Anas dan Istri, Mba Jum dan juga saya. Yupi! Let’s move on to Syamsudin Noor Airport. Fuih, alhamdulillah, setelah lebih dari empat bulan lamanya tidak pulang, akhirnya kesempatan itu tiba juga. Sangat menyenangkan, alhamdulillah.

Oiya, di Bandara suasana pun sudah ramai betul. Keberangkatan paling pagi memang keberangkatan termurah. Dan kita seperti bedol desa teman! Hahaha! Sekitar 80 orang jumlahnya. Anak-anak, bayi, bapak-bapak, ibu-ibu, dan para pemuda-pemudi nampaknya sudah sangat siap untuk agenda besar ini. Agenda yang rencananya memang di tahun 2010 kemaren diadakan, namun karena satu dan lain hal baru terealisir hari ini, Sabtu, 22 Januari 2011.

Hmm, dan ada beberapa hal lucu yang terjadi dalam perjalanan kali ini. Saat saya dan Om Rano Karno (namanya memang seperti artis teman) bingung perihal barang bawaan dan bagasi. Saat kemudian Mb Anggi sudah hampir tidak jadi ikut karena Mas Dedi sang suami tidak kunjung datang. Saat Om Ipul begitu histeria dengan Jakarta. Saat Kang Andi dan Mb Indah ikut mengawasi Sulton karena Kang Badra saat ini menjadi single fighter. Dan masih banyak hal lain yang membuat saya tersenyum geli sendiri. Hahaha, ternyata menarik sekali perjalanan ramai-ramai seperti ini.

Kemudian di pesawat. Sebut saja LA. Selalu saja menarik memang perjalanan udara seperti ini. Nge-fly selalu. Berada di balik awan. Melihat gumpalan benda putih bergumul. Lapisan langit. Kota yang mengecil dengan segala isinya. Marvelous! Perjalanan yang keempat teman. Jakarta-Surabaya, Jogja-Jakarta, Surabaya-Banjarmasin, Banjarmasin-Jakarta. Hmm, penerbangan kelima berarti Jakarta-Banjarmasin. Mantab jaya! Tinggal perjalanan ke luar negeri saja nih yang belum =D

Lalu berlanjut saat akhirnya kita tiba di Soetta. Menunggu beberapa saat disana. Menikmati euforia pagi hari di Pulau Jawa. Alhamdulillah. Semuanya menyenangkan. Lapang dan tenang. Rombongan LA memang tiba lebih dulu, kemudian tibalah rombongan Garuda. Dan kemudian dengan dua bus wisata, ditemani sarapan roti bouy, kita pun langsung menuju Atlantis untuk menikmati wisata air yang amat sangat menyenangkan. Mulai dari Kolam Apung. Perosotan yang muter-muter. Dan masih banyak lagi. Yang tidak sempat hanya Kolam Arus dan Perosotan yang kudu nyewa ban. Hahaha, tapi cukuplah menyenangkan. Seru banget deh pokoknya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s