Amanah

from picture-amanah

from picture-amanah

Konsekuensi dari tahu ternyata sangat besar teman. Ketika kita tahu, maka kita pun harus bertanggungjawab. Amanah. Yah, seperti yang saya alami di akhir pekan kali ini. Saat akhirnya saya harus kembali di-transfer untuk yang kesekian kalinya. Hmm, dalam catatan saya, dari Jakarta-Jogja-Jakarta-Surabaya-Banjarmasin1-Banjarmasin2. Genap sudah enam kelompok =D

Sebenarnya ingin sekali bercerita detail tentang kelompok baru saya itu. Tapi terlalu amniyah nampaknya. Maka singkat saja, disana terdapat nasabah, teman waktu main futsal, orang koperasi, staf ahli, anggota dewan yang terhormat, alumni UGM+FLP, CPNS, orang BPPOM, intel dan yang tidak hadir, pengusaha! Fuih, sebut saja kelompok ini US (apalah itu artinya =)

Yah, tapi saya tidak akan membahas banyak hal tentang US ini. Hanya satu yang saya salut dari kelompok ini. Fuih… mereka semua orang-orang shaleh teman. Dan saya merasa jauh sekali kualitasnya jika dibandingkan dengan mereka. Yah, nampaknya wajar jika semenjak Ramadhan 2009 silam saya masih terus mencari-cari jati diri, untuk kemudian di Jumat malam, 25 Maret 2011, saya pun resmi bergabung dengan US. Ya Allah, semoga saya juga bisa ber-fastabiqul khairat dengan mereka. Aamiin.

Amanah. US ternyata juga tidak sederhana. Namun tidak juga muluk-muluk. Tapi yah itu tadi, konsekuensi dari tahu ternyata berat teman. Mungkin ini juga menjadi faktor kenapa akhirnya status itu belum berubah. Ah, ternyata semuanya serba njelimet teman! Tapi bagaimana kalau kita menganggap ini semua sebagai tantangan? Challenging and fun!!

Bismillah. Insyaallah saya pun bisa menghadapinya. Menyelesaikannya dengan teramat sempurna. Bukankah di balik satu kesulitan terdapat dua kemudahan? Bukankah Allah gak bakal ngasih ujian yang diluar kemampuan kita? Bukankah Allah selalu memberi yang terbaik bagi kita? We know the answer guyz!

Maka doakan saya mampu mengemban semua amanah ini. Amanah para nasabah, amanah di MITI Borneo, amanah baru di US, atau mungkin nanti, amanah untuk melanjutkan marotibul amal berikutnya. Insyaallah.

Banjarmasin, 27 Maret 2011
Like BNIS motto, “Amanah dan Jamaah”

7 thoughts on “Amanah

      • hemm..gitu ya?!
        apa saya yang ketinggalan zaman ya? dulu waktu SMA masih sering beberapa hal, salah satunya terkait adab halaqah..
        apa sekarang udah berubah juga, ya?hehe..

        tapi emang sih, perubahan semacam ini lebih cepat terjadi di ikhwan..

        allahu a’lam

  1. @ega
    ngaji itu syiar bos, sumbernya pun sama, al quran dan sunnah, jadi gak perlu dirahasian atuh =D
    *tp untuk beberapa hal, ada yg perlu diinisialkan, semisal US, hahaha…

    • Loh, siapa pula yang nyuruh kita merahasiakan soal ngajinya..?!

      Hehehe…saya saat ini sedang melakukan observasi dan sedikit penelitian tidak ilmiah melalui blog walking terkait hal ini..

      termasuk hal2 amniyah yang sekarang mah udah biasa aja deh..

      tapi, ndak tahu juga sih..
      ini penelitian non ilmiahnya juga belum selesai, hehe.. :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s