Alhamdulillah…

Surabaya, akhir Agustus 2010
Ketika mimpimu, yang begitu indah
Tak pernah terwujud, yah sudahlah…

it's time to go home...

it’s time to go home…

Gw inget jelas waktu itu. Senin sore. Mungkin sore terindah yang pernah gw alami. Saat masih berkutat dengan segala urusan di BNIS Surabaya. Entah kenapa sore itu begitu indah, sampai akhirnya gw ngajak anak baru disana ‘tuk buka puasa bareng di D’Cost. Hahaha, sampai lupa siapa namanya (saking gembiranya kali yah =)

Dan pas kita ngebahas ttg lagu Ya Sudahlah-nya Bondan & Fade2Black, temen gw itu bilang klo nih lagu bener2 menginspirasi dirinya. Yah, tanpa gw sadari, ternyata lagu ini nantinya bener2 gw banget.

Jakarta, awal Januari 2011
Saat kau berlari mengejar anganmu
Dan tak pernah sampai, yah sudahlah…

Masih teringat pula pas gw akhirnya balik ke rumah setelah dua kali lebaran gw habiskan waktu seorang diri di kota seribu sungai, Banjarmasin. Yah, gw mulai paham makna “Yah sudahlah” itu. It’s very simple. Dunia gw belum berakhir hanya karena sebuah persoalan kecil. Persoalan yang seharusnya bisa mengajarkan gw untuk lebih bersabar dan bersyukur. Seharusnya…

Banjarmasin, pertengahan Mei 2011
Apapun yang terjadi, ku kan slalu ada untukmu
Janganlah kau bersedih, ‘Coz everythings gonna be ok…

Hmm, seharusnya gw ngerti. Seharusnya gw sadar. Seharusnya gw tahu, klo Allah selalu memberi yang terbaik untuk hambanya. Allah itu adil, dan sesuai dengan prasangkaan hambanya. Tapi mungkin butuh waktu buat gw untuk berbaik sangka selalu. Beramal dan berdoa secara istiqomah, biar sedikit asal rutin, daripada banyak banyak tapi jarang (sebenarnya lebih bagus klo banyak dan rutin =)

Ya Allah, nikmat yang sudah Engkau berikan di hari ini dan yg di hari yg telah lalu sudah lebih dari cukup. Mungkin saya-nya saja yang tidak pandai bersyukur (padahal klo bersyukur, niscaya nikmatnya akan ditambah, nah, klo kufur, adzab-Nya pasti sangat pedih).

Ya Allah, padahal masih banyak yang tidak seberuntung saya. Tapi memang dasar manusia, selalu aja yang dilihat “ketidakpunyaannya”. Astagfirullah…

Fuih, ‘Jar, udah gak tahu nih mau nulis apalagi. Speechless tingkat tinggi. Udah di ujung-ujung usaha dan doa nih kayaknya (berarti sebentar lagi takdir nih).

Fuih, mungkin terlalu banyak dosa aa kali yah ‘Jar. Astagfirullah…

“Tidaklah orang berdosa kemudian membersihkan diri dan shalat dua rakaat meminta ampunan kepada Allah melainkan ia diampuni”
HR. At Tirmidzi dengan tingkatan Hasan

Banjarmasin, 110511
Keep Pray For My Bro…

6 thoughts on “Alhamdulillah…

    • semangat juga buat ekonom gila n pren =D
      *insy futsal klo ke jogja ^_^
      **hmm, kayaknya boleh juga nih jadi kontributor-nya ekonom gila (tp koq g bisa ninggalin komen y =(

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s