Sebuah Kisah Klasik Untuk Masa Depan

Jabat tanganku, mungkin untuk yang terakhir kali
Kita berbincang tentang memori di masa itu
Peluk tubuhku usapkan juga air mataku
Kita terharu seakan tidak bertemu lagi

Bersenang-senanglah
Kar’na hari ini yang ‘kan kita rindukan
Di hari nanti sebuah kisah klasik untuk masa depan
Bersenang-senanglah
Kar’na waktu ini yang ‘kan kita banggakan di hari tua

Reff:
Sampai jumpa kawanku
S’moga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan
Sampai jumpa kawanku
S’moga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan

Bersenang-senanglah
Kar’na hari ini yang ‘kan kita rindukan
Di hari nanti…

Ke: Reff

Mungkin diriku masih ingin bersama kalian
Mungkin jiwaku masih haus sanjungan kalian

*Hohoho, senandung sheila yg ketiga. Insyaallah kali ini bukan tentang elo, gw, owe (haduh2, jadi inget Andre OVJ nih =). Yah, kali ini liriknya beda teman. Ini adalah tentang persahabatan. Dan gw denger lagu ini pas perpisahan SMP kelas 3 di The Voel. Beuh! Maka menjadi sangat berkesan saat itu hingga sekarang. Video klip-nya pun cukup asik untuk disaksikan. Two thumbs up deh ^_^

Lalu untuk kisah klasik kali ini. Gw dedikasikan buat semua temen2 gw mulai dari TK, SD, SMP, SMA dan Kuliah. Yah, kalian semua sungguh sangat special. Persahabatan, itu kata kuncinya. Bahkan lebih hebat lagi, persaudaraan, karena ikatan aqidah. Maka tetap saling mendoakan teman!

Oiya, satu lagi. Gw amat sangat berharap klo ini semua bener2 akan menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan. Mungkin tidak dengan menyelipkan poto persahabatan di sebuah sofa, lalu beberapa tahun kemudian pada saat melintas di sebuah toko barang antik dan menyaksikan sofa itu masih ada, gw menemukan kembali foto itu. Haduh, itu mah kayak yang di video klipnya dong ^_^

Yah, gw hanya berharap bahwa kelak, persahabatan ini akan terus berlanjut hingga di surga-Nya. Dan untuk menuju ksana, gw jelas gak boleh lagi untuk menyia-nyiakan waktu dengan segala kesia-siaan. Ya Allah, udah gak bisa berkata apa2 lagi nih….

Banjarmasin, 15 Juni 2011
speechless yg kesekian kalinya……………….
tapi…, semangat!! Allahu Akbar!!!

2 thoughts on “Sebuah Kisah Klasik Untuk Masa Depan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s