~*HOW TO TRAIN YOUR DRAGON*~

I believe I can fly

I believe I can fly =D

Ahad. Siang. Selepas Dzuhur. Sebenarnya gw udah punya rencana besar yang belum sempat untuk direalisasikan dari seminggu silam. Dan kayaknya ba’da Dzuhur ini adalah waktu yang teramat tepat untuk gw melaksanakan rencana besar gw itu. Yups! Watch the film!! Hohoho.. HOW TO TRAIN YOUR DRAGON, that’s the tittle ^_^

Amazing! Film animasi ini sungguh luar biasa teman! Ekspektasi gw pun sesuai. Rekomendasi temen gw ternyata boleh juga nih. Maka setelah kemaren menyaksikan kisah persahabatan antara Magneto dengan Profesor X yang sayangnya berakhir dengan sebuah permusuhan internal mutant, kali ini gw justru menyaksikan persahabatan yang begitu erat between human and dragon. Awesome!!
**

Dikisahkan tentang kehidupan Desa Berk, salah satu desa bangsa Viking yang selalu dikacaukan oleh kehadiran naga yang senangnya merampas ternak mereka. Dan kejadian ini selalu terjadi berulang-ulang, berkali-kali. Maka peninglah kepala si kepala suku, yang sebenarnya juga sudah dipusingkan oleh kehadiran Hiccup, anaknya yang ternyata tidak Viking banget. Bukan tipikal petarung, berbadan kurus, dan cukup ceroboh.

Yah, setiap kali para naga menyerang desa, dan setiap kali Hiccup keluar dari persembunyiannya (bengkel senjata~karena disanalah dia sedikit berperan), maka pastilah terjadi kekacauan. Termasuk di episode serangan kali ini. Namun ada sedikit perbedaan pada kisahnya kali ini, Hiccup berhasil menembak jatuh salah satu naga yang belum teridentifikasi, penduduk desanya mengenalnya sebagai Night Fury. Tapi sayang tidak satupun penduduk yang mempercayainya, teman2 sebayanya, gurunya di bengkel senjata, termasuk juga ayahnya. Tapi dari sinilah semuanya nanti akan bermula, persahabatan antara manusia dan naga.

Tidak perlu waktu lama bagi Hiccup untuk akrab dengan unidentified dragon, Night Fury. Pertolongan yang ikhlas dari Hiccup saat membuat sayap buatan untuk si naga ternyata menyentuh naluri persahabatan dari si naga itu sendiri. Dan selama Hiccup mengikuti pelatihan naga bersama teman2 sebayanya, selama itu juga dia belajar banyak hal. Bahwa naga juga bisa menjadi sahabat manusia. Mengenalnya dan tidak menjadikannya sebagai musuh yang harus dibunuh.

Frienship. Persahabatan itulah yang akhirnya mengantarkan Hiccup dan Astrid, sahabat baiknya untuk mengetahui markas besar para naga yang selama ini dicari oleh kepala suku Viking. Dan dari sana juga akhirnya diketahui bahwa para naga yang selama ini menyerang desa adalah para naga pekerja yang terancam oleh The King of Dragon yang mewajibkan para naga tersebut untuk menyetor makanan padanya. Itulah inti dari permasalahannya.

Yah, tapi kali ini gw gak akan menceritakan ending-nya akan seperti apa. Sad ending or happy ending? Silahkan cari tahu sendiri. Tapi yang pasti dari sini gw belajar banyak hal bahwa persahabatan itu sangatlah indah. Menolong dengan ikhlas ternyata sungguh menyenangkan. Buahnya teramat manis. Tapi memang harus ada yang dikorbankan terlebih dahulu, perasaan, materi, hingga mungkin hubungan persaudaraan itu sendiri.

So, how to train your dragon? Hehehe, setidaknya film ini memberikan gw satu inspirasi untuk halaqoh anak kader minggu depan. Bagaimana klo acaranya nonton nih film aja? Film yang childish, adventura, dan tentu saja, banyak hikmahnya ^_^

Banjarmasin, 7 Ramadhan 2011
Dedicated for toothless and his love =D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s