a half or RAMADHAN

Tengah purnama Ramadhan. Sudah setengah perjalanan teman! Dan di hari ini sebenarnya gw mendapatkan sebuah teguran yang teramat halus dari Allah. Di saat gw hampir melupakan segala kebaikan-Nya, gw malah diberikan satu kemudahan, satu nikmat yang ujug-ujug datang tiba-tiba! Bagai mendapatkan durian runtuh, suasana di ruang prima menjelang sore bener2 menyenangkan. Unpredictable moment. Ya Allah, maka ajari hamba-Mu ini menjadi orang2 yang pandai bersyukur.

seperti di pertengahan masa kuliah

seperti di pertengahan masa kuliah


Syukur nikmat. Asli. Harusnya gw berpikir hingga ratusan atau bahkan ribuan kali tentang nikmat yang sudah Allah berikan di masa lalu, hari ini dan hari2 yang akan datang kelak. Harusnya gw gak usah mempertanyakan perihal lain yang mungkin sedang Allah persiapkan buat gw, harusnya gw bersabar, dan harusnya gw terus aja memantaskan diri, sampai akhirnya nanti Allah sendiri yang ngasih, right people in the right time and right place, the best gift for me. Harusnya gw paham itu…

Ya Allah, Senin ini bener2 menginspirasi teman! Selain kabar gembira dari Mb Ina di ruang prima, gw juga mendapatkan informasi lain yang cukup menantang dan lucu, challenging and fun! Kabar itu gw dapatkan langsung dari Mr. G, sebut saja namanya itu. Salah satu best pren gw waktu di Jogja. Huah!!! Mantap banget nih orang!!! Satu tipikal sama gw. Walau mungkin gw masih gak seberani elu. Yah, karena memang beginilah Jakarta (dan sekitarnya) mentarbiyah kita ^_^

Iya ‘Jar! Anggaplah gw belum menjuarai paruh musim kemaren. Ibarat liga2 top eropa, mungkin gw belum menempati peringkat pertama, tapi peluang gw untuk menjadi juara di akhir musim masih terbuka lebar! I still have the chance. Strateginya harus dirubah nih ‘Jar. Pake tiki-taka, jangan terlalu banyak menguasai bola sendirian. Not too offense but not too defense. Total football, balance in attack and struggle! Aa yakin aa bisa ‘Jar, dan untuk menjaga terus keyakinan tersebut, mau gak mau aa harus lebih dekat lagi dengan Tuhan yang menciptakan aa, Ar Rahman, Ar Rahim, sudah seharusnya ‘Jar.

Yah, kali ini bukanlah edisi galau. Bukan pula edisi cemas. Yah, ibarat novel, nih endingnya bener2 gak kebaca. Dan penentunya ada di gw, mau happy ending or sad ending, semuanya terserah gw. Mau jagoannya menang or mati, semuanya gw yang nentuin sendiri. Tapi yang pasti, saat ini gw gak mau buat dwilogi, apalagi trilogy or tetralogi. Ya Allah, di detik2 kepulangan, menjelang proklamasi, maka tersuratkanlah apa2 yang tersirat itu, mudahkanlah yang sulit, dan berilah hamba yang terbaik. Aamiin.

Banjarmasin, 16 Ramadhan 1432 H
Mulai menemukan titik terang =D

22 thoughts on “a half or RAMADHAN

  1. Kemaren juga bner2 hari yang bersejarah buat gw Jiiiii…………
    Dan sama juga kaya loe……..ending na juga ditentuin sm gw musti gimana……..huaaaaaaaaaaaa….T_T……..

  2. hayooooooooooooooooooooooooooooo…………….
    tebak sapaaaaaa…………………….;P

    I Near u JIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII…………….wkwkwkwwkwkkkwwkkw

  3. ah panji ada-ada aja… semangat ji semua akan indah pad waktunya, karena kita akan berakhir bahagia nantinya.
    lama ni gak mampir di lapak loe (wah jadi bahasa jakarte gini…).

    • gak tahu pid.. nomor untuk urusan ini ‘jar-nya urang banjar, ngalih pang!

      *Ya Allah, maka mudahkanlah, maka tuntaskahlah…”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s