Silaturahim itu mengesankan…

Silaturahim itu memang selalu mengesankan. Dan semenjak gw di Banjar, selalu saja senang klo ada temen gw yang tiba2 ada di Banjar ato sedang pergi ke Banjar. Entah kenapa? Bukan karena gw gak punya temen sih disini, tp emang lebih karena gw seneng aja klo ketemu dengan kawan2 lama, rekan seperjuangan, sahabat sepermainan, ato apalah. Yah, karena menurut gw silaturahim itu selalu mengesankan.

Seperti hari Rabu ini. Kali ini gw berkesempatan untuk silaturahim dengan anak2 UGM yang asli urang banua. Sebut saja Bang Fadly and Umar. Keduanya anak HI. Angkatan 2005 dan 2008. Yupi! Dua orang kader banua yang moderat sangat (untuk tidak mengatakan liberal, hahaha). Dan kali ini, Bang Fadli lah yang nraktir, nraktir di Soto Bawah Jembatan, Jembatan Banua Anyar. Hehehe, deket ama rumah bos gw sih sebenarnya, tapi urusan ama bos besar, nanti ajalah dibahasnya, hohoho.

Nah, maka jadilah sore itu menjadi sore yang menyenangkan dengan silaturahim. Tentang Jogja yang emang selalu ngangenin. Tentang UGM dan para penghuninya yang sungguh membuat gw ketawa, tersenyum, menangis, terharu. Huah!!! Keren banget sih temen2 gw ini. Gw belajar banyak hal dari kalian semua. Two thumbs up buat kalian semua!

Berbicara ttg Bang Fadly, nih orang emang termasuk sensasional. Aslinya 2002, tp ikut pertukaran pelajar ke Amrik, sempat kuliah di Astronomi ITB sebelum akhirnya DO, dan akhirnya terdampar di tanah Jogja. Hahaha, sahabat seperjuangannya Pak Hendra Ehenmaru nih. Hohoho, salute buat kader Kalsel. Dari Banua untuk Indonesi nih kayaknya.

Oiya, selain tentang silaturahim, agenda hari ini biasa2 aja sih. Urusan kantor, masih berjalan normal, hitung mundur kepulangan Jakarta, wkwkwkw. Urusan hati, no comment dah, pengennya sih curcol abis disini, tapi jelas gak mungkin ‘Jar, bebas tapi bertanggungjawab, gaul tapi syari, itu prinsip gw. Halah. Urusan Big Bos, have no answer. Urusan apalagi yah yang masih pending. Hmm, just hope for the best and prepare for the worst ^_^

Hmm, kemudian ttg itikaf, td malem gw juga udah ke Ukhuwah sih, tp koq pas mau taraweh malah sepi yah nih masjid. Hadeh. Jadilah gw taraweh di At Taqwa, masih ngambil paket 8, jyah! Selanjutnya malah menikmati makanan khas Banjar, pentol! Pentol goreng, pentol rebus, telur, dan tahu. Wah, harusnya gw buat postingan terpisah ttg kuliner2 spektakuler di tanah Banjar. Hmm, someday lah, insyaallah.

Eh, udah dulu yah ‘Jar, ini baru sempet cerita kamis sore, dan kamis sore ini cukup padet schedullenya. So, mari kita mengais sisa Ramadhan kali ini dengan lebih serius lagi, yah, siapa tahu nemu segepok emas kan? Bismillah. Keep life in balance =D

Banjarmasin, 25 Ramadhan 1432 H
Ditunggu di Banjar =)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s