Pay it Forward : Lanjutkan ^_^

Belajar tentang kebaikan yang berlanjut. Awalnya gw juga gak ngerti apaan sih dakwah itu. Yang gw tahu, dakwah itu yah kegiatannya para alim ulama. Sedangkan gw? Hehehe, waktu itu hanyalah anak SMA yang masih bingung mau ngapain di SMA, selain belajar n ikut eskul bola, hehehe =)

Nah, mari kita mengawalinya dari sebuah film menarik yg berjudul Pay it Forward, tentang kebaikan yang berulang-ulang. Hmm, belum bisa gw gambar alurnya di postingan ini, tapi polanya mirip seperti MLM (multi level marketing), namun yang dijual adalah kebaikan, maksudnya, qt nolongin orang yang orang itu emang gak bisa lakukan, namun ketika orang itu pengen bales budi ke kita, kita minta dia tuk bantuin orang lain aja untuk hal2 yang orang lain tidak bisa lakukan atau klo dalam istilah barat, pay it forward, ato bahasa betawinya, elu bantuin yang lain aja yak.

Sama persis dengan nasehat kebaikan. Bahwa ketika anak Adam meninggal, maka terputuslah semua pahalanya. Amal jariah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak shaleh. Nah, klo amal jariah terkait harta benda, kayaknya bagi kita2 yang limited edition hartanya, point pertama mungkin belum prioritas. Lalu point ketiga, hehehe, masih jauh kayaknya tuk punya anak yg shaleh (masih ada beberapa fase yg harus dilalui terlebih dahulu).

Dan akhirnya, mending kita pake point yang kedua aja, ilmu yang bermanfaat. Sederhana teman,  klo kita ngajarin atau menyampaikan suatu kebaikan dan akhirnya orang yang kita beritahu itu mengamalkan dan terus mengamalkannya ke yang lain, kita akan dapet pahalanya terus, tanpa mengurangi pahala orang2 tersebut. It’s very simple. Dan setahu gw, syaratnya sesuatu bernilai ibadah adalah niat yang ikhlas, hanya mengharap ridho Allah dan ada tuntunannya dari Rasulullah SAW.

Terus apa yang ingin kita sampaikan atau serukan? Atau bahasa beratnya, dakwahkan? Banyak teman. Kita mulai aja dari perihal yang sederhana, menyingkirkan paku di jalan atau mungkin perihal yang kita anggap sepele deh, temen2 mungkin tahulah apa yang sepele menurut temen2. Lalu kita mulai dari diri kita sendiri dulu. Yah, kan agak gak mungkin juga klo kita ngasih tahu kebaikan yang kita sendiri tidak melakukannya, kaburo maktan. Kan gak enak klo dibilang OMDO or NATO. Jangan sampe dah. Dan paling terakhir, mari kita mulai dari sekarang juga, right now, ayeuna ^_^

Seperti film Pay it forward aja bos. Hanya aja sayangnya kita gak punya rekening pahala yang bisa dicek sewaktu2. Apakah surplus pahala or malah defisit karena dosa. Nah, karena kita gak tahu hal itulah, makanya tugas kita hanya beribadah. Bukankah itu juga tujuan manusia diciptakan oleh Allah SWT. Beribadah. Beribadah sebagai makhluk sosial dan makhluk-Nya.

The last but not least, gw pikir gak ada ruginya koq klo kita banyak melakukan kegiatan kebaikan. Make it simple aja bos, gak usah berpikir sulit bahwa dakwah itu harus jago dulu agamanya n bla3x. Kita kan bisa berbakti kepada orang tua, beribadah wajib tanpa perlu disuruh lagi ama ortu (karena kita gak tahu kapan kita mati bukan, dan kita pasti pengen khusnul khotimah kan), dan tidak lupa, ibadah sunnah, sedekah, duha, dll (mungkin amal rahasia temen2 yg istiqomah =). Maka berdoa dan berusahalah teman, lanjutkan ^_^

Banjarmasin, 28 Januari 2012 (semoga postingan ini pun jadi ilmu yang bermanfaat =)

10 thoughts on “Pay it Forward : Lanjutkan ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s