janji

Hanya lima huruf saja teman. Tapi luar biasa berat dahsyatnya. Terkadang terabaikan begitu saja. Terkadang terngiang-ngiang juga. Berat memang.

Dulu waktu gw belum paham banget apa itu janji, gw nyantai2 aja ngebuatnya. Skarang pun walau sudah cukup paham, masih saja ada yg kadang diingkari. Parah.

Tanggungjawab di dunianya memang pasti ada teman. Namun slalu saja kita lihai berkilah darinya. Tapi jika nanti sudah diakhirat kelak, tidak akan pernah ada celah untuk kita mengelaknya.

Jujur, gw pribadi terkadang masih suka tidak menepati janji yang gw buat sendiri. Alasan inilah, itulah, apa saja dibuat. Maka wajar saja apabila gw juga masih sering dikhianati oleh janji orang lain.

Evaluasi diri. Mungkin itu yang harus gw lakukan mulai saat ini. Muhasabah diri. Mungkin ada banyak orang yang tanpa gw sadari, telah tersakiti hati karena janji gw. Maaf. Gw minta maaf atas semua janji yang terabaikan.

Banjar, 16 Juli 2012
Menjelang Ramadhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s