My Rainbow

 Dia suka pelangi. Entah apa alasan logisnya, gw masih bingung. Dia juga suka menulis, nge-blog, sama dengan gw. Mungkin itulah awal mula ketertarikan gw sama dia. Hanya tertarik, mengagumi tulisannya, tidak lebih. Menganggapnya sebagai saudara, juga partner di Biro Media Opini (BIMO) Forsalamm. Sebatas itu saja, tidak lebih.

Dia alumni OZONE (One Zero Nine)-SMP 109, SMP Unggulan di Jakarta Timur. Sedang gw, alumni The Voel (Delapan Puluh)-SMP di Halim PK- yang pada zamannya sudah terkenal sebagai pelaku tawuran. Yah, pas mau lulus SD sih pilihan pertama gw OZONE, tp karena beda rayon (padahal NEM gw masuk aja tuh), makanya gw gak berjodoh dengannya, dan malah masuk The Voel. Awalnya sih agak sedikit kecewa, tapi masih untunglah dapet SMP Negeri, sebab klo enggak, Gontor Ponorogo sudah menanti (Hahaha, asli, tradisi di keluarga gw, klo gak dapet SMP Negeri, pasti disuruh mondok-tradisi yang unik).

Dia juga kuliah di Psikologi UGM. Sedangkan gw di Pertanian-nya, jurusan Perikanan dan Kelautan, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perikanan dan Kelautan. Awalnya gw juga mau milih Psikologi pas SPMB, Psikologi UNPAD yang memang khusus untuk anak2 IPA. Tapi bapak gw gak ngijinin, katanya nanti klo lulus psikologi jadi apa sih kerjanya? Hadeh, akhirnya karena gw juga bingung jawab pertanyaannya, dan juga karena gw gak mau jadi Malin Kundang, gw pun mengurungkan niat ngambil psikologi, gw jadinya ngambil TI ITB dan Fasilkom UI. Dan hasilnya jelas, gak ada yang lolos, hahaha. Untungnya gw udah punya cadangan MSP UGM itu. Yah, lagi2 sebuah pilihan terbaik dari Allah yang baru gw sadari hikmahnya belakangan. Pilihan terbaik dari-Nya yang subhanallah banget deh pokoknya :D

Nah, belajar dari dua cerita itu, gw jadi kembali berpikir dan bertanya. Klo semisal gw SMP-nya di OZONE, apa gw bakal kenal dengan si doi nantinya (walaupun satu sekolahan). Dan juga klo gw kuliah di Psikologi UNPAD, apa gw juga bakal kenal sama si doi (walaupun sama2 psikologi). Maka jawabannya adalah Allah selalu tahu apa yang kita butuhkan, lebih dari yang sekedar kita inginkan. Hanya terkadang, kita aja yang suka protes di awal, berkeluh kesah bahwa Allah tidak adil. Hhh, yah, beginilah manusia, kadang2 emang suka sotoy :P

Dan tentang pelangi, warna-warninya sangat indah bukan? Dia biasanya muncul setelah hujan, setelah awan hitam dan mendung. Begitu juga dengan yang namanya hikmah. Dia juga datang di akhir, setelah serangkaian peristiwa. Selepas kita memasrahkan diri atas segala ketentuan-Nya, setelah kita curcol dengan kepada-Nya, kita pun akhirnya ikhlas menerimanya. Menerima dan menikmati indahnya pelangi hikmah yang selalu Allah berikan di sepanjang hidup kita ^_^

Banjarmasin, 20 Desember 2012

Special for Neng Shalehah~

7 thoughts on “My Rainbow

  1. eaaaa…so suwiiiiiit….#bayangin si eneng senyum2 kesengsem.
    trus trus…lanjutin donk ceritanya tt hati Aa memilih dia…hehe
    takdir emang suprising!!!

    • hehehe, baru prolog aja koq mb ceritanya, belum nyampe inti =P *insyaallah nanti dikenalkan sama blog istri juga ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s