Cerita ‘tuk Fajar

Banjarmasin, 20 Januari 2013

Kaifahaluk ‘Jar? Lama sudah aa gak bertegur sapa dengan Fajar. Sekedar bercerita saja sepertinya sudah sangat jarang. Ah, alasan klasik, lagi sibuk atau apalah namanya itu. Maaf yah ‘Jar, beberapa bulan belakangan aa memang sudah lama gak posting tulisan di blog. Gomenasai.

Oiya, aa mungkin mau cerita banyak hal ke Fajar tentang keluarga besar kita, tentang mamah, bapak, Agung, Gusti, Endah, Bangkit, Opik dan kakak ipar Fajar, Teh Niva.

Alhamdulillah semuanya baik-baik saja. Sehat wal afiat tanpa kekurangan satu hal apapun. Tentang mamah dan bapak. Alhamdulillah pas akhir tahun kemaren aa sempat pulang kampung. Bersua dengan keduanya ternyata sungguh sangat menyenangkan ‘Jar. Sederhana memang harapan orang tua itu, asalkan anaknya sehat dan masih ingat orang tua, itu sudah lebih dari cukup ‘Jar. Dan aa senang sekali saat bisa mengobrol banyak sama bapak, saat kembali menikmati masakan terhebat dari mamah, apalagi kentang goreng pedasnya ‘Jar. Ya Allah, aa sebenarnya pengen banget selalu dekat dengan mereka. Berada selalu disampingnya. Menemani hari tuanya. Mencoba membalas segala kebaikannya, walaupun hal itu jelas tidak mungkin dapat aa lakukan. Maka hanya doa ‘Jar, doa untuk kedua orang tua kita, agar Allah mengampuni segala dosa mereka, agar Allah menyayangi mereka sebagaimana mereka menyayangi kita di waktu kecil.

Lalu kabar kedua adalah tentang Agung. Kabar langsung dari Jogja dan pasti tentang skripsinya. Masa-masa paling galau dalam kehidupan seorang mahasiswa tentunya. Mengerjakan skripsi seorang diri. Membayangkan kehidupan pasca kampus akan seperti apa. Sesuatu hal yang mungkin menjadi beban pikiran seorang Agung ‘Jar. Ah, tapi aa yakin kalau Agung pasti bisa melewatinya dengan sukses dan lancar. Seperti halnya dulu Agung berhasil melewati fase SMA dan dengan mengejutkannya malah mengikuti jejak langkah aa ‘tuk kuliah di Jurusan Perikanan UGM. Merantau ke tanah Jogja. Subhanallah memang adik kita yang satu ini ‘Jar. Maka doa sederhana dari aa, “Semoga dimudahkan segala urusannya yah ‘Gung”.

Kemudian tentang Gusti. Kebetulan pas kemaren aa ke Jakarta, si Gusti juga lagi minggu tenang dan pulang ke Jakarta. Maka satu hal yang paling mengejutkan ‘tuk dia adalah pada saat aa mengabari bahwa buku Ketika Mas Gagah Pergi dan Kembali telah diantar ke rumah. Insyaallah sabtu pagi mungkin sudah sampai. Dan sungguh terkejutnya dirinya, karena ternyata yang datang tidak hanya buku itu, tapi juga aa dan Teh Niva. Hehehe, puas banget aa ngerjain dia ‘Jar. Dan akibatnya, malah mamah yang marah-marah karena aa pulang gak bilang-bilang dulu, hehehe.

Berlanjut ke Endah. Adik kedua kita yang juga kuliah di UNPAD sama kayak si Gusti. Hmm, bagaimana menceritakannya yah ‘Jar. Tentang rencana berhijabnya dia. Dia sebenernya sudah sangat mau ‘Jar. Rencana awalnya adalah kalau diterima di Fakultas Kedokteran, tapi dicancel. Rencana berikutnya adalah pada saat awal masuk semester II ini, medio Januari-Februari 2012. Jadi memang masih ada peluang besar nih ‘Jar. Ya Allah, semoga harapan aa ini bisa terwujud yah ‘Jar, karena harapan itu masih ada…

Oiya,, si Gusti ama si Endah juga kemaren ikut casting KMGP di Jakarta. Dan hasilnya, hehehe. Belum saatnya menjadi artis mungkin yah ‘Jar. Tapi setidaknya pengalaman ikut casting akan sangat berharga untuk kehidupan mereka kedepannya, halah sotoy =P

*nah, untuk bangkit, opik dan teh niva to be continued yah ‘Jar

Advertisements

3 thoughts on “Cerita ‘tuk Fajar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s