CINTA

Bercerita tentang cinta, saya pribadi sebenarnya bukanlah seseorang yang berpengalaman mengenai hal tersebut. Berpengalaman disini maksudnya adalah saya tidak memiliki segudang informasi tentang cinta, juga tidak begitu memahami seluk beluk tentang cinta itu sendiri. Hanya dua hal yang saya pahami tentang cinta; dalam satu masa, cinta adalah sebuah formula yang teramat rumit untuk dipahami dan bahkan disederhanakan, namun pada suatu waktu akan menjadi begitu sangat sederhana, yang mampu dipahami oleh semua manusia dalam segala tingkatan usia juga golongan. Tapi dalam kesempatan yang teramat singkat ini, semoga sidang pembaca sekalian berkenan untuk membaca sedikit cerita dari saya tentang cinta.

Cinta di waktu jaman bocah

Jaman bocah dalam tafsiran sederhana saya adalah jaman dimana kita masih belum dibilang akil baligh. Jadi secara neraca amal, tidak ada yang namanya pos dosa, karena memang pada saat itu belum berlaku hisab atas segala perbuatan yang kita lakukan. Dan karena itulah, jaman bocah adalah jaman yang sangat menyenangkan. Sehari-hari hanya bersenang-senang tanpa ada beban apapun. Adapun satu momen tentang cinta yang masih saya ingat sewaktu saya masih bocah adalah ketika saya masih TK dan sedang asik bermain ayunan bersama teman sekelas saya.

Teman saya : Eh, kamu suka sama siapa di kelas?

Saya : Emang kamu suka sama siapa?

Teman saya : Kalau saya sukanya sama si Sesa

Saya : Krik-krik-krik…

Jujur, itulah percakapan tentang cinta yang masih saya ingat hingga sekarang. Percakapan yang begitu jujur dan polos. Entah apa yang kami pahami pada saat membahas perihal suka-menyukai-disukai itu. Sepertinya sangat sederhana. Suka atas dasar kepribadian dan juga paras wajah. Sekedar suka, dengan segala definisi ala anak TK. Yah, terlepas dari apa jawaban saya atas pertanyaan teman saya itu, orang tua dan guru sepertinya memegang peranan penting dalam memahamkan definisi yang benar tentang apa itu cinta.

Kemudian fenomena lain tentang cinta di jaman bocah adalah fenomena saling mengejek satu sama lain tentang kamu suka sama siapa. Cie. Cie. Aih-aih, apapula yang dipikirkan pada saat saling mengejek semacam itu, karena pada fase tersebut, cinta hanya dipahami sebatas rasa suka atas dasar persahabatan, tidak lebih. Maka cinta di jaman bocah buat saya pribadi hanyalah cerita lucu kekananakan yang harus diambil hikmahnya. Kemudian ketika nanti berkesempatan untuk memiliki anak, hikmah itulah yang harus kita sampaikan ke anak-anak kita, tentunya dengan bahasa anak-anak yang sungguh teramat sederhana.

Cinta remaja labil : Pacar

Fase berikutnya tentang cinta yang saya alami setelah jaman bocah adalah cinta ala remaja labil yang dalam hal ini banyak terwakili dengan kata pacar. Jaman SMP, kata suka telah bermetamorfosa menjadi pacar. Entahlah, apapula definisi pacar yang dipahami oleh saya saat itu. Dan pertanyaannya bukan lagi suka dengan siapa, tetapi telah menjadi, “Kamu mau jadi pacar aku ‘gak?”

Labil. Maka kata itu akan sering kita dengar berpasangan dengan ABG. Ababil. Begitulah kombinasinya. ABG-ABG yang sangat labil. Beruntungnya saya, pada jaman-jaman tersebut saya cukup disibukkan dengan urusan akademik dan sepakbola. Perihal pacar dan pacaran, hanya sekedar tahu saja. Sebatas tambahan wawasan yang mungkin akan bermanfaat di kemudian hari. Bukannya tidak berani mengutarakan cinta kepada lawan jenis, atau dalam bahasa kerennya “nembak”, tapi memang pergaulan saya ketika jaman SMP tidak mendukung untuk akhirnya saya memiliki pacar. Dan saya baru menyadari ketika memasuki bangku SMA, bahwa cinta itu tidak sekedar untuk pacar, tidak hanya suka kepada lain jenis. Alhamdulillah, saat SMA mungkin menjadi entry point bagi saya dalam memahami cinta yang memiliki sejuta makna yang universal, utamanya mungkin tentang cinta kita kepada Allah SWT.

to be continued…

 

One thought on “CINTA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s