Untuk Dede Arga dan Mang Dading

Assalamualaikum. Apa kabarnya Dede Arga dan Mang Dading disana? Semoga Allah menempatkan kalian berdua di tempat terbaiknya. Yah, bukankah Allah lebih menyayangi kalian hingga akhirnya kalian-lah yang terlebih dahulu dipanggil-Nya. Semoga juga kita nanti dipertemukan kembali di Jannah-Nya. Aamiin.

Kamis sehari yang lalu, saya kembali menerima berita yang kurang menggembirakan. Dede Arga, anak dari sepupu istri saya, kembali dirawat di ICU setelah beberapa hari sebelumnya juga sudah masuk rumah sakit. Sedih. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan ‘De Dian dan Mas Fajar sebagai orang tuanya. Ya Allah, saya hanya bisa berdoa dalam hati agar Dede Arga dapat sehat kembali.

Sore harinya, menjelang Maghrib, ternyata Allah berkehendak lain. Dede Arga telah dipanggil-Nya.

Innalillahi wa inna ilaihi ra’jiun…

Ya Allah, usianya baru tujuh bulan. Saat kedua orang tuanya sungguh sangat mencintainya, ternyata Engkau lebih mencintainya. Pasti ada hikmah dari ini semua. Seperti halnya saat Mang Dading, paman kami tercinta juga Engkau panggil di saat aqiqahan anak kami, M. Syahdan Alif Arohman.

Dede Arga, Mang Dading, dua orang yang kami cintai kini telah pergi mendahului kami. Abah dan Emak Putat sungguh sangat diuji, begitu juga dengan kami semua, keluarga besarnya. Sungguh, kehilangan dua orang dalam kurun waktu yang cukup berdekatan pasti sangat menyakitkan. Tapi yakinlah, Allah tahu yang terbaik bagi kami semua.

Maka hanya doa, hanya doa yang dapat kami lafadzkan untuk mengiringi kepergian DedeArga dan Mang Dading.

“Ya Allah, ampunilah dosa-dosanya, kasihanilah, lindungilah dan maafkanlah mereka, muliakanlah tempat kembalinya, lapangkan kuburnya, bersihkanlah mereka dengan air, salju dan air yang sejuk. Bersihkanlah dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau telah membersihkan pakaian putih dari kotoran, dan gantilah rumahnya -di dunia- dengan rumah yang lebih baik -di akhirat- serta gantilah keluarganya -di dunia- dengan keluarga yang lebih baik, dan pasangan di dunia dengan yang lebih baik. Masukkanlah ke dalam surga-Mu dan lindungilah mereka dari siksa kubur atau siksa api neraka.”

Banjarmasin, 22 Agustus 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s