#DiaryBanker9 : MUTASI & ROTASI

Di penghujung Januari 2017, wacana itu akhirnya terealisasi. Isu yang berhembus kencang sejak akhir tahun 2016 itu akhirnya menjadi kenyataan. Ketika informasi tersebut sudah bisa diakses melalui sheco (semacam email kantor), maka gw bisa memastikan bahwa itu adalah fakta, bukan lagi berita bohong atau hoax.

taken from google

taken from google

Berita itu sendiri gw ketahui dari pelakunya langsung, alias dari orang yang memang akan dimutasi dan rotasi. Yah, pada akhirnya semua menjadi nyata, realitanya sesuai dengan proyeksi yang udah gw buat sebelumnya. Kedatangan dua anggota tim baru dari Golden Batch harus ditukar dengan kepergian salah satu anggota tim lama. Anggota gw yang paling memiliki skill mumpuni dalam dunia linkage/koperasi, BPP dan attention to detail akhirnya harus kembali ke daerah rekruitmennya, kembali ke domisili, Jakarta, atau lebih tepatnya KP.

***

Selama 10 tahun gw bergabung di B*I Syariah, gw udah beberapa kali menyaksikan rotasi dan mutasi semacam ini. Kejadian paling pertama gw alami langsung di B*I Syariah Surabaya pada pertengahan tahun 2010. Saat itu dengan mata kepala gw sendiri, gw menyaksikan kepindahan orang nomor dua disana untuk promosi. Tidak lama berselang, giliran The Special One yang harus hijrah ke KP. Kehilangan dynamic duo semacam ini memberikan gw pemahaman sederhana, gak ada yang abadi klo elu kerja di bank. Dan benar adanya, kurang lebih sebulan setelahnya, saat bulan Ramadhan tahun 2010, giliran gw yang harus pindah ke kota seribu sungai, Banjarmasin. Sempurna mengakhiri perjuangan gw di kota Surabaya. Gw harus memulainya kembali dari bumi antasari, seorang diri.

Kemudian di Banjarmasin medio tahun 2011, gw kembali menyaksikan rotasi & mutasi di unsur pimpinan. Senior gw di kampus yang telah lama menjadi Manajer Operasional akhirnya promosi menjadi Branch Manager (BM) di Tanjung Karang, Bandar Lampung. Enam bulan setelahnya giliran orang nomor satunya yang promosi ke KP. Persis mengulangi pola yang dijalani oleh The Special One, promosi menjadi General Manager (GM).

Masih berlanjut di Banjarmasin, medio tahun 2012. The Special One kembali ke Banjarmasin di awal tahun. Kalau dulu di tahun 2000 beliau hanya menjadi Operational Manager (OM), kali ini beliau menjadi BM-nya. Dan menurut gw pribadi, di tahun inilah puncak kejayaan B*I Syariah Banjarmasin. Tahun yang penuh kemenangan. Singkat saja, hanya setahun duet OM dan BM-nya berhasil membawa cabang ini menjadi The Best se-Indonesia Raya. Keberhasilan mereka pada akhirnya membuat mereka berdua kembali ke Pulau Jawa di penghujung tahun 2012. Sedih, tapi kehidupan harus tetap berlanjut bukan? Oiya, sebelumnya pada bulan Maret 2012 gw juga harus kehilangan supervisor pertama gw di Banjarmasin. Rejeki beliau promosi menjadi orang nomor dua di Planet Bekasi. Barakallah yah om =D

Medio 2013 s.d 2015, Banjarmasin mengalami tiga tahun yang paling menantang. Dua tahun pertama kami masih mengalami yang namanya sisa-sisa kejayaan di masa lampau. Gw pikir salah satu penyebabnya adalah keberadaan supervisor kedua gw di Banjarmasin. Mungkin gw bisa menyebutnya The Special One but in Women Version. Kesempurnaan dua tahun tersebut akhirnya membuat supervisor gw pun promosi, gak jauh-jauh, ke Banjarbaru aja, menjadi orang nomor dua disana. Maka untuk menjaga persaingan bisnis tetap sehat, disepakati pembagian harta gono-gini yang hanya diketahui oleh sang supervisor, analis batch 2 dan gw sendiri. Good luck yah ‘Bu ^_^

Setelah di penghujung 2014 si Ibu promosi, di penghujung 2015 giliran salah seorang ibu supervisor senior lainnya yang promosi menjadi orang nomor dua di Palangkaraya. Bersamaan dengan itu, OM gw juga mengalami mutasi ke Medan, menyudahi perantauannya tiga tahun di Banjarmasin. Lalu tiga bulan setelahnya giliran BM yang akhirnya memasuki masa pensiun, digantikan sementara oleh BM dari Cirebon, tepat di bulan Maret 2016. Tidak sampai setahun, BM baru gw akhirnya kembali promosi ke Tangerang. Maka sempurna sudah gw menyaksikan rotasi dan mutasi di level pimpinan yang begitu mengharu-biru, penuh warna dan ekspresi.

***

Kembali lagi ke mutasi anggota tim gw. Baru kali ini gw ngerasa bakal kehilangan anak buah yang bisa diandalkan. Sepertinya gak bakal mudah buat cari penggantinya, atau mungkin memang tidak tergantikan. Tapi sudah jadi tugas gw buat menjadikan dua anggota baru di tim gw menjadi lebih hebat dari senior-seniornya. Memang butuh waktu, tapi insyaallah  bisa. Dengan ikhtiar, tawakal dan doa. Kalau tahun ini gw bisa kembali achieve, siapa tahu giliran gw yang bakal promosi menjadi Operational Manager, entah di cabang mana. Wallahu’alam.

Labios Land, 31 Januari 2017

Last ikhtiar in Januari ^-^

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s