Surat Untuk Saudaraku; Anggota, Alumni & Simpatisan KAMMI

Rabu malam. Sekitar jam 10 WITA saya baru membuka WA. Di salah satu grup alumni kampus, terposting berita bahwa salah satu sahabat kami ada yang ditangkap polisi ketika melakukan aksi di depan Istana Merdeka siang tadi. Tidak sekedar ditangkap, polisi juga memberikan sedikit bukti arogansinya dengan luka lebam dan luka fisik lainnya kepada para pelaku aksi. Batin saya bergejolak. Aparat kepolisian benar-benar tidak sopan!

Tindakan anarkis semacam itu tidaklah dibenarkan. Tapi mungkin publik saat ini juga tahu. Anak buah adalah cerminan dari pemimpin. Pemimpin yang tidak baik tentu akan memberikan dampak yang juga tidak baik bagi bawahannya. Begitu juga sebaliknya, pemimpin yang baik tentu akan memberikan dampak yang baik bagi bawahannya. Maka benar apa yang disampaikan Ust. Arifin Ilham, doa beliau untuk ayahanda semoga Allah kabulkan. Agar aparat keamanan itu mengayomi, melindungi, serta memberikan rasa aman, bukannya memberikan kekhawatiran, kecemasan, hingga kedzoliman.

*~* Continue reading

#DiaryBanker13 : AMANAH

taken from google

taken from google

Ini bukan tentang air minum amanah milik salah satu nasabah inti B*I Syariah Banjarmasin. Bukan juga tentang seseorang yang bernama amanah. Tapi postingan kali ini khusus gw dedikasikan untuk the best CEO dan Direktur Bisnis Konsumer yang pernah gw miliki, Pak Imam Teguh Saptono dan Pak Kukuh Raharjo.

Berbicara tentang mereka berdua, secara pribadi gw belum pernah ada komunikasi yang intens dengan mereka. Pertama kali bertemu dengan mereka sepertinya pada saat acara grand launching KCG di tahun 2013. Saat itu Pak Imam masih menjabat sebagai Direktur Bisnis, sedangkan Pak Kukuh masih menjabat sebagai GM CSD (klo gak salah). Waktu itu gw masih tergolong newbie. Jadi bertemu dengan mereka sudah pasti minder dan keder. Dan dengan jabatan mereka yang sudah sebegitu tingginya, apalah arti gw di hadapan mereka. Gw kenal mereka itu wajar, tapi mereka kenal gw, kayaknya enggak deh. Hehehe. Piss Pak Imam dan Pak Kukuh ^_^ Continue reading

RESENSI NOVEL TENTANG KAMU : TENTANG CINTA, WARISAN & PERJALANAN HIDUP

“Dia mengorbankan setidaknya satu jam untuk berputar setiap hari ke selatan. Memaksakan naik busmu sesuai jadwal, hanya untuk mengobrol lima menit, lantas berlarian naik kereta, menuju kantornya di utara. Aku tidak tahu, apakah dia tiba tepat waktu atau tidak di kantornya. Satu tahun penuh aku menyaksikan kegilaan ini.” (hal.368)

taken from republika

taken from republika

“Karena Sri Ningsih ingin seseorang menelusuri hidupnya, Eric. Dia melakukan riset mengagumkan, mengetahui tentang Thompson & Co., membaca kliping koran saat Sir Thompson Senior mendirikan firma hukum. Sri tahu seseorang akan kembali mengunjungi tempat-tempat dia dibesarkan, memahami perjalanan hidup seorang Sri Ningsih, bila perlu menceritakannya ulang agar banyak orang yang tahu.” (hal.517)

Continue reading

Resensi Novel Matahari Karya Tere~Liye : PERSAHABATAN, PETUALANGAN & DAHSYATNYA ILMU PENGETAHUAN

“Kapsul ini tidak secerewet Ily. Dia tidak akan menyuruh kita bergegas, meneriaki kita agar semangat, atau galak membangunkan kita saat masih lelap, melarang ini, melarang itu. Kapsul ini lebih pendiam. Tapi di atas semua itu, aku memutuskan memberikan nama ILY karena itu adalah nama seseorang yang telah mengorbankan hidupnya demi kita semua. ILY, namanya, akan terus menemani kita bertualang.” (hal.66).

20161027_091947

taken from my phone

“Seratus tahun lalu, orang-orang juga tidak percaya ada benda bernama pesawat terbang, Ra. Itu tidak masuk akal. Hari ini, ada puluhan ribu pesawat melintas di atas bumi setiap harinya. Bedanya, aku tidak butuh seratus tahun untuk melakukan lompatan teknologi itu. Av membantuku. Mungkin saja Av juga tidak tahu betapa berharganya seluruh buku yang ada di perpustakaan Klan Bulan… Kamu benar, itu tetap tidak mudah. Tapi jangan lupa, aku supergenius, bukan? Jadi, apa susahnya?” (hal.62).

Continue reading

ME & FLP

http://flp.or.id/

BERKARYA, BERBAGI, BERARTI

Forum Lingkar Pena. Sudah hampir satu dasawarsa saya mengenal forum yang satu ini. Forum yang telah banyak memberikan warna tersendiri dalam setiap karya tulis saya (walau hanya kebanyakan postingan di blog, hehehe). Saya sendiri mengenal FLP ketika masih berstatus sebagai mahasiswa. Saat masih jomblo dan hidup seorang diri di tanah Jogja. Jauh dari keluarga dengan suasana Jogja yang sangat kondusif, membuat hobi saya dalam membaca dan menulis dapat tersalurkan dengan sangat sempurna. Membaca banyak buku di sela-sela kuliah dan menjadi peserta di berbagai acara organisasi intra dan ekstra kampus. Mengenang kembali masa-masa SMA, lalu kemudian menuliskannya kembali dalam sebuah diary. Membaca dan menulis, dua aktivitas yang entah kenapa menjadi aktivitas yang sangat-sangat menyenangkan saat berada di Jogja. Selain main bola tentunya (karena dimanapun saya berada, main bola selalu saja menyenangkan).

Pulang ke kotamu
Ada setangkup haru, dalam rindu
Masih seperti dulu
Tiap sudut menyapamu, bersahaja
Penuh selaksa mana
Kla Project-Yogyakarta

Mungkin ini semua karena faktor Jogja teman. Maka mengenal FLP saat berada di Jogja, ibarat mengenal kekasih hati di tempat yang paling romantis. Apalagi saat saya sedang baper. Maka mengenalnya hanya menjadi awalan untuk memilikinya. Bak gayung bersambut, FLP saat itu juga sedang membuka lamaran untuk para anggotanya. Saya lupa saat itu Open Recruitment FLP Jogja angkatan ke-V atau ke-VI, yang jelas, seperti orang yang baru jatuh cinta, dengan sangat pede dan nekat, saya memutuskan untuk nembak si doi. Dengan surat cinta seadanya, saya nyatakan cinta untuk FLP Jogja.

Continue reading

Last ikhtiar…

Manusia hanya bisa berusaha. Namun Allah jualah yang menentukan hasil akhirnya..

Seperti halnya sepenggal episode dari tanah sina dan negeri ismail yang menggemparkan…

Gw pribadi sampai sekarang masih penasaran dengan endingnya akan seperti apa

Tapi bukankah tugas kita hanyalah berbaik sangka? Ikhtiar bumi sudah, maka hanya ikhtiar langit-lah yang akan menyempurnakannya

So, just do the best and let God do the rest…..

Ayani Pal 4.5, tengah Ramadhan 1437 H

jelang berbuka, banyak2lah berdoa ^_^